banner lebaran

Tabur Puja di Mata Dinas Koperasi dan UMKM Sumbar

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

163

PADANG — Keberadaan Tabungan dan Kredit Pundi Sejahtera (Tabur Puja) di Sumatera Barat ternyata mendapat perhatian dari Dinas Koperasi dan UMKM setempat. Program tersebut dinilai mampu menjangkau masyarakat kurang mampu.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sumatera Barat, Zirma Yusri mengatakan, cukup banyak pertumbuhan usaha yang dimulai dari masyarakat kurang mampu. Mulai dari berdagang gorengan, warung kalontong, usaha rumahan, hingga menjadi sebuah usaha yang mampu membuat kondisi ekonomi keluarga menjadi lebih baik.

“Saya tahu dengan Tabur Puja itu. Memang cakupan wilayahnya baru di dua daerah di Sumatera Barat yakni Kota Padang dan Kabupaten Solok. Tapi, dampaknya cukup dirasakan,” katanya di Padang, Kamis (12/7/2018).

Menurutnya, cara Tabur Puja membantu masyarakat kurang mampu untuk bisa melahirkan usaha melalui Usaha Kecil Menengah (UMK) terbilang bagus. Dengan memberikan pinjaman modal usaha dengan nilai yang tidak begitu memberatkan bagi masyarakat untuk mengembalikan uang pinjamannya.

Uang senilai Rp2 juta, kata Zirma, cukup mampu untuk membantu masyarakat melahirkan usaha baru maupun mengembangkan usaha yang tengah dijalani. Sehingga terwujudlah dan tumbuh pelaku usaha dari bawah.

“Memang usaha yang banyak tumbuh ini usaha mikro. Karena untuk melahirkan usaha mikro bisa dilakukan di rumah, atau menjadi kerja sambilan, serta tidak membutuhkan modal yang besar,” ujarnya.

Ia menyebutkan pihaknya selalu memantau keberadaan pihak-pihak yang turut membantu perkembangan UMKM di Sumatera Barat, termasuk Tabur Puja. Selain itu, keberadaannya juga turut menompangi keberlangsungan koperasi.

Bahkan, saking tahunya ia dengan program Tabur Puja dari Yayasan Damandiri itu, ia sering diajak oleh Mantan Menteri Transmigrasi dan Koperasi era Presiden Seoharto, Subiakto, untuk turun bersama melihat perkembangan usaha rakyat melalui Tabur Puja.

“Saya sering diajak. Terkadang dalam candaan bapak Subiakto, minta izin masuk ke Sumatera Barat. Tapi, hingga saat ini saya belum sempat mendampingi beliau langsung ke lapangan. Karena, banyak hal yang perlu saya kerjakan,” ucapnya.

Selain itu, Zirma berharap agar Tabur Puja bisa menambah cakupan wilayahnya untuk bisa menyebarkan bantuannya untuk menumbuh kembangkan UMKM di Sumatera Barat di berbagai daerah.

Menurutnya, dengan memberikan pinjaman modal usaha Rp 2 juta adalah nilai yang sangat membantu masyarakat, serta dalam pengembalian uang yang dipinjamkan itu, tidak memberatkan masyarakat, yang tergolong kurang mampu.

“Bagi saya selagi ada pihak yang mendukung perkembangan koperasi dan UMKM di Sumatera Barat. Maka dinas ini akan turut menyokongnya,” tegasnya.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.