Tahun Ini, Kaltara Realisasikan Rehab Rumah 2.470 Unit

144
Ilustrasi -Dok : CDN
TANJUNG SELOR – Program rehab terhadap 2.470 rumah milik masyarakat kurang mampu di Kalimantan Utara, tahun ini segera direalisasikan.
“Surat keputusan (SK) gubernur yang menetapkan rumah-rumah yang akan direhab, sudah dibuat,” kata Gubernur Kaltara, Irianto Lambrie, di Tanjung Selor, Selasa (31/7/2018).
Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Permukiman (PUPR-Perkim) Kaltara mendata dari 2.550 target rumah yang akan direhab tahun ini, dari hasil verifikasi ada 2.470 yang memenuhi syarat.
Dengan rincian, sekitar 2.000 unit didanai APBN dan 473 unit lewat APBD Provinsi Kaltara 2018.
Program rehab rumah atau yang disebut Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) itu, merupakan kelanjutan program tahun-tahun sebelumya.
Melalui APBD Kaltara, daerah setempat tahun ini mengalokasikan anggaran Rp8,2 miliar untuk rehab 550 rumah milik masyarakat miskin.
Dari APBN, teralokasi Rp30 miliar untuk mengakomodasi perbaikan 2.000 rumah se-Kaltara.
“Rumah masyarakat yang dibantu, kita prioritaskan warga miskin yang rumahnya tergolong tidak layak huni. Setiap rumah akan dibantu sekitar Rp15 juta. Sesuai dengan tingkat kerusakannya,” kata Irianto.
Sebelum ditetapkan melalui SK, melalui Dinas PUPR-Perkim Kaltara bersama Satker Non-Vertikal Tertentu Bidang Perumahan Kementerian PUPR, telah melakukan verifikasi ke rumah-rumah penduduk yang diusulkan untuk mendapatkan bantuan tersebut.
Selain itu, dilaksanakan validasi data syarat penerimaan bantuan, seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP), legalitas lahan, dan kepemilikan rumah.
“Verifikasi sudah selesai dilakukan. Memang tidak semua yang diusulkan mendapatkan bantuan. Ada beberapa yang tidak memenuhi syarat, sehingga belum bisa terbantu. Misalkan, kepemilikan lahan, legalitas lahan dan beberapa lainnya,” kata Irianto. (Ant)
Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.