Tak Berizin, Gaet, Porter dan TO Tidak Bisa Naik Rinjani

Editor: Mahadeva WS

214
Kepala pengelola UGG Rinjani, Sudiyono/foto : Turmuzi

MATARAM – Pihak pengelola Uneaco Global Geopark (UGG) Rinjani, Nusa Tenggara Barat (NTB) sejak Juni 2018, mulai memberlakukan aturan baru bagi pelaku jasa gaet, porter dan Trek Organizer (TO).

Terhitung sejak 1 Juni 2018, gaet dan porter yang diizinkan melakukan pendakian menemani wisatawan hanya yang sudah mengantongi izin. “Mulai berlaku sejak 1 Mei,” kata Kepala UGG Rinjani, Sudiyono, Selasa (17/7/2018).

Dengan ketentuan tersebut, masyarakat dan wisatawan yang hendak melakukan pendakian harus menggunakan jasa gaet, porter dan TO yang telah berizin. Masyarakat setempat yang selama ini menjadi gaet, porter dan TO dan belum mengantongi izin, diminta agar segera mengurus perizinan.

Para penjual jasa tersebut juga diminta melakukan penguatan organisasi. Hal itu untuk memudahkan penyelesaian ketika terjadi persoalan atau perselisihan diantara mereka. Organisasi juga bisa menjadi jembatan penghubung antara pemerintah dengan para pelaku pariwisata. “Sekarang ini baru sebagian gaet dan porter yang telah mengantongi izin dan nantinya semua akan diinventarisir dan diberikan izin supaya pelaku pariwisata jelas” tambahnya.

Aktivis pecinta lingkungan setempat Wina mengaku, belum mengetahui persoalan kebijakan pengelola Rinjani tersebut. Kebijakan tersebut dinilainya perlu disosialisasikan terlebih dahulu kepada para pelaku pariwisata. Jangan sampai kebijakan tersebut justru merugikan dan mengurangi minat wisatawan melakukan pendakian, karena banyaknya aturan.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.