Tedjo Senang Mbak Titiek Bergabung Partai Berkarya

Editor: Satmoko Budi Santoso

668
Tedjo Edhy Purdijatno (Foto Akhmad Sekhu)

JAKARTA – Mantan Menkopolhukam Laksamana TNI (Purn.) Tedjo Edhy Purdijatno kini menjabat sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Partai Berkarya. Politisi tegas dan cerdas itu termasuk yang membesarkan Partai Berkarya dari awal dibentuk hingga menjadi partai peserta Pemilu 2019.

Pemikirannya jernih dan punya banyak pengalaman dalam dunia politik sehingga pendapat dan opininya selalu ditunggu masyarakat.

Tedjo Edhy Purdijatno juga dikenal turut mendukung produksi film ‘Enak Tho Zamanku: Piye Kabare’ yang sudah tayang beberapa waktu lalu. Sebuah film yang mengangkat ajaran Pak Harto dan turut memberi warna dalam khazanah dunia perfilman Indonesia.

“Saya memang mantan militer yang dulu sempat bergabung ke sebuah partai dan kemudian setelah selesai dari kabinet, saya tidak melanjutkan berpolitik. Tapi waktu itu ada sebuah partai yang akan dibentuk yaitu partai yang akan diusung Pak Tommy dan kemudian saya diminta Pak Tommy untuk membuat dan meloloskan Partai Berkarya untuk menjadi peserta Pemilu, oleh karena itu saya mau terjun lagi ke politik,“ kata Tedjo Edhy Purdijatno dalam acara Perayaan Ulang Tahun ke-2 Partai Berkarya di Kantor DPP Partai Berkarya, Jl. Pangeran Antasari No. 20. Cipete, Jakarta Selatan, Minggu (15/7/2018).

Lelaki kelahiran Magelang, 20 September 1952 itu bersyukur Alhamdulillah dari perjuangan sekian lama bisa meloloskan Partai Berkarya untuk menjadi peserta Pemilu 2019 dan mengangkat Pak Tommy sebagai Ketua Umum Partai Berkarya.

“Alhamdullah, Mbak Titiek Soeharto juga kemudian bergabung dengan Partai Berkarya jadi saya ikut senang sekali,” tuturnya.

Tedjo menyampaikan bersama-sama bertekad untuk membesarkan Partai Berkarya.

“Kita juga berpartisipasi membagun bangsa dan negera. Terutama, untuk memakmurkan dan menyejahterakan masyarakat secara nyata, “ bebernya.

Menurut Tedjo, hari ini, Minggu, 15 Juli 2018. bertepatan dengan ulang tahun ke 2 Partai Berkarya dan juga bertepatan dengan hari ulang tahun Pak Tommy Soeharto.

“Mudah-mudahan dengan kerja keras kita semua, kita berharap caleg Partai Berkarya nanti bisa mewarnai kebijakan sebagai wakil rakyat kita,“ ujarnya.

Tedjo menyambut baik dari berbagai kalangan yang bergabung dengan Partai Berkarya, baik dari tokoh politik, artis, aktifis, ulama dan tokoh masyarakat.

“Mari kita bersama-sama membesarkan partai ini,“ imbaunya.

Meski belum bisa memerinci siapa saja yang turut bergabung dengan Partai Berkarya, tapi Tedjo optimis akan mendapat banyak dukungan.

“Saya belum bisa mendetail siapa saja yang bergabung, tapi alhamdulillah cukup banyak, “ tuturnya.

Partai Berkarya sudah menyiapkan Pemilu 2018 dari jauh-jauh hari sebelumnya, kata Tedjo, kita ingin berpolitik secara etik dan harmoni

“Kita siap berkompetisi dalam politik, tapi tidak hanya untuk menaklukkan Senayan, melainkan kita juga mempersiapkan berbagai hal lainnya, bahwasanya kita tidak bermusuhan tapi berkompetsi sehingga harmoni,” katanya.

“Kita harapkan 80 kursi, Insha Alah kita bisa dapatkan lebih dari itu,” imbuhnya penuh pengharapan.

Harapan Tedjo Kita harapkan Partai Berkarya untuk berkarya dan kerja nyata.

“Tidak hanya sekedar retorika, tapi kita wujudkan dengan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat secara kerja nyata,“ simpulnya.

Tedjo menyampaikan bahwa Partai Berkarya mengikuti trilogi, program Pak Harto yang sangat bagus

“Kita ingin mengadopsi ajaran Pak Harto, bukan ajaran Orde Baru, melainkan trilogi pembangunan, kita ingin juga mengembalikan lagi para relnya dalam kerangka ekonomi kerakyatan,“ tegasnya.

Setelah bikin film ‘Enak Tho Zamanku: Piye Kabare’, Tedjo mengaku akan banyak lagi memproduksi film.

“Tapi kita sekarang sedang fokus dulu untuk menghadapi Pemilu 2019,” pungkasnya.

Baca Juga
Lihat juga...