Tiba di Gedung KPK Jakarta, Gubernur NAD Langsung Diperiksa

Editor: Koko Triarko

304
JAKARTA – Gubernur Provinsi Nangroe Aceh Darussalam (NAD), Irwandi Yusuf, yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT), tiba di Gedung KPK Merah Putih Jakarta, dan langsung menjalani pemeriksaan oleh penyidik KPK, Rabu (4/7/2018).
Pantauan Cendana News, Irwandi tampak keluar dari mobil tahanan KPK dengan mengenakan kemeja putih. Dirinya hanya tersenyum, namun tidak bersedia berkomentar apa pun saat ditanya wartawan yang telah menunggu kedatangannya sejak pagi.
Sementara itu, Kabiro Humas KPK, Febri Diansyah, mengatakan, Irwandi Yusuf saat ini langsung menjalani pemeriksaan yang dilakukan penyidik KPK terkait kegiatan OTT.
“KPK punya waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status hukumnya”, jelas Febri Diansyah, di Gedung KPK Jakarta, Rabu (4/7/2018).
Selain Irwandi, KPK juga melakukan pemeriksaan terhadap Hendri Yuzal, ajudan pribadi Gubernur Aceh.
Hendri tiba di Gedung KPK Jakarta dua jam sebelum kedatangan Irwandi. Saat ini, mereka  diperiksa penyidik KPK dalam waktu yang hampir bersamaan, namun dilakukan secara terpisah.
Sementara itu, pihak lain yang ikut terjaring OTT hingga saat ini masih diperiksa KPK di Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Aceh di Kota Banda Aceh. Salah satunya Achmadi yang menjabat sebagai Bupati Bener Meriah. Selain itu, masih ada sejumlah pihak lain yang juga diperiksa terkait dugaan pemerimaan uang suap atau gratifikasi.
Saat melakukan OTT di Aceh, petugas KPK berhasil menangkap dan mengamankan 10 orang. Juga menyita uang tunai senilai Rp500 juta. Uang tersebut diduga sebagai commitment fee berupa suap atau janji terkait penganggaran dana Otonomi Khusus (Otsus).
Irwandi diduga telah meminta sejumlah uang tunai dari Achmadi, namun petugas KPK berhasil menggagalkan transaksi tersebut  saat dilakukan penyerahan.
Uang tersebut diduga akan diserahkan Achmadi saat mereka sedang melakukan pertemuan dengan Irwandi di Komplek Rumah Dinas Gubernur Aceh.
Menurut informasi, penyidik KPK akan melakukan kegiatan gelar perkara dan barang bukti secara tertutup sekitar pukul 17:00 WIB. Selanjutnya, Pimpinan KPK dijadwalkan menggelar konferensi pers terkait penetapan tersangka maupun saksi, malam nanti, sekitar pukul 20:00 WIB, di Gedung KPK Merah Putih Jakarta.
Baca Juga
Lihat juga...