TNI Beri Pengamanan Khusus Kepala Negara di Asian Games

Editor: Mahadeva WS

216

JAKARTA – Jajaran TNI menjamin, ancaman terorisme menjelang dan saat pelaksanaan Asian Games 2018 bisa ditangani. TNI juga akan memberikan pengamanan khusus kepada kepala-kepala negara yang hadir di perhelatan tersebut.

TNI dan Polri sudah melakukan simulasi skema pengamanan untuk menjamin keamanan warga dan peserta Asian Games 2018. “Hal ini (simulasi pengamanan) sangat penting agar ada rasa aman bagi atlet, official, seluruh penonton, baik dalam negeri maupun luar negeri. Jaminan keamanan terhadap ancaman aksi terorisme sudah bisa ditangani dengan cara kita melatih dan mensimulasikan kemungkinan-kemungkinan yang terjadi,” ujar Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto usai apel gabungan dan pelaksanaan simulasi pengamanan Asian Games 2018, Rabu (25/7/2018).

Hadi menyebut, penanggulangan teroris menjadi tanggung jawab seluruh pihak. Oleh karenanya, semua instansi terkait harus bersinergi dan siap terhadap ancaman terorisme yang mungkin terjadi. “Pengamanan VVIP khususnya kepala negara sesuai dengan SOP yang dimiliki paspampres. Kita akan gelar kekuatan untuk pengamanan sesuai dengan jumlah kepala negara yang ada. Itu sudah biasa kita laksanakan di beberapa event,” tambahnya.

Kepala BNPT Komjen Pol Suhardi Alius menjelaskan, pihaknya juga menggelar operasi untuk mengamankan Asian Games 2018. “Operasi kita juga terintegrasi, yang tidak kelihatan salah satunya dikatakan Pak Panglima TNI, kita ingin memberikan rasa nyaman kepada seluruh peserta Asian Games dan mudah-mudahan bisa berjalan dengan lancar,” tandasnya.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, Pemprov, TNI dan Polri bisa bersatu untuk menciptakan kondisi aman dan nyaman selama Asian Games 2018. “Koordinasi di tingkat pimpinannya sudah berjalan terus, tapi itu di tingkat pimpinan di ruang-ruang rapat. Apel seperti ini itu membuat interaksi pasukan yang di lapangan itu terjadi,” jelasnya.

Baca Juga
Lihat juga...