Tuan Rumah OSN, Hanya Mampu Raih Peringkat Sembilan

Editor: Satmoko Budi Santoso

738
Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Barat Burhasman/Foto: M. Noli Hendra

PADANG – Provinsi Sumatera Barat menempati posisi peringkat sembilan laga ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2018, yang digelar di Kota Padang sejak 1-7 Juli 2018.

Pada peringkat sembilan ini, tuan rumah hanya mampu meraih 9 medali, yang terdiri dari 1 emas, 1 perak, dan 7 perunggu, dengan jumlah peserta yang ikut mencapai tahun ini 40 orang dari SD, SMP, dan SMA.

“Secara perolehan, medali Sumbar mengalami peningkatan. 12 medali OSN 2018 ini, dan 9 medali pada OSN 2017 lalu. Soal peserta kini 40 orang dan 24 orang pada OSN tahun lalu,” kata Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Barat, Burhasman, Sabtu (7/7/2018).

Dengan perolehan mendali yang demikian, Sumatera Barat menduduki peringkat 9 dari 28 provinsi yang mengirimkan wakilnya pada OSN 2018 ini.

Ia menjelaskan, 12 medali yang disumbangkan bagi peserta OSN asal Sumatera Barat turut dipersembahkan oleh Muhammad Farhan Syauhaqi tingkat SMA, bidang lomba Kebumian. Muhammad Faqih Al-Ghifari tingkat SMA, bidang lomba Geografi. Irfan Azhar tingkat SMA, bidang lomba Geografi. Muhammad Yahya Ayyasy tingkat SMA, bidang lomba Kebumian.

Seterusnya Muhammad Farhan tingkat SMA, bidang lomba Astronomi. Akbar Anwar Syahrul tingkat SMA, bidang lomba Geografi. Muhammad Taufik Hidayat tingkat SMA, bidang lomba Biologi. Muhammad Agil Ghifari tingkat SMA, bidang lomba Fisika.

Perolehan medali selanjutnya, Muhammad Irsyad Zaffarsyah (tingkat SMA, bidang lomba Fisika. Achel Ahmadsyah Suherman tingkat SMP, bidang lomba IPS. Zepri Ramadhan tingkat SMP, bidang lomba IPS, dan Nauf Adrian Marsha tingkat SD, bidang lomba Matematika.

Atas prestasi ini, dan kerja keras seluruh peserta yang berhasil menjadi juara, Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit mengucapkan selamat dan mengingatkan bahwa OSN bukanlah akhir perjuangan, karena masih ada Olimpiade Sains tingkat internasional yang mesti ditaklukkan.

“Bagi yang meraih juara jangan berpuas hati, dan lanjutkan perjuangan ke tingkat internasional, dan buatlah Indonesia bangga,” ujarnya.

Sementara itu, Mendikbud Muhadjir Effendy mengatakan, predikat juara yang berhasil diraih hari ini oleh sebagian peserta OSN merupakan kemenangan sementara.

Baginya, pemenang sebenarnya adalah mereka yang terus menekuni sains hingga sains menjadi profesi di masa dewasa kelak.

“Saya yakinkan kepada para pemenang OSN 2018 ini. Kalau ada yang nanti disebut juara, itu sementara. Kemenangan sesungguhnya adalah siapa yang konsisten terus menekuni sains dan menjadi ilmuwan terkenal sesungguhnya di masa depan,” sebutnya.

Menurutnya, apabila hal tersebut terwujud, maka hal tersebut bukan lagi sebatas kemenangan peserta OSN semata, tapi juga kemenangan bangsa dan negara.

Muhadjir percaya, perkembangan sains berbanding lurus dengan kemajuan dan keunggulan sebuah negara-bangsa di panggung dunia.

“Para peserta harus ingat, tidak ada negara yang dapat melesat tinggi tanpa sains. Semakin kuat sains suatu negara, semakin besar peluang untuk unggul. Sebaliknya, jika abai, negara tersebut tak akan bisa berkompetisi,” ucapnya.

Ia yakin, apabila sebagian saja peserta OSN benar menjadi ilmuwan di masa dewasanya, Indonesia akan menjadi negara unggul, yakni Indonesia yang dapat berpacu dengan negara-negara dunia kedua, pun negara dunia pertama.

“Kalau 50 persen saja dari peserta OSN ini jadi ilmuwan sampai tua, saya yakin Indonesia akan mampu berkompetisi dengan seluruh bangsa,” ujarnya.

Untuk itu, Muhadjir menekankan pada seluruh peserta dan pendamping, bahwa dengan dasar pikirnya tadi, OSN harus dipandang sebagai kegiatan strategis nasional alih-alih kompetisi rutin tahunan antarsiswa.

Pada penyelenggaraan OSN tahun ini, Provinsi DKI Jakarta berhasil mempertahankan predikat Juara Umum dengan perolehan 19 medali emas, 24 medali perak, dan 29 medali perunggu.

Disusul Provinsi Jawa Timur di urutan kedua dengan perolehan 13 medali emas, 18 medali perak, dan 26 medali perunggu, dan Provinsi Banten di urutan ketiga dengan perolehan 11 medali emas, 14 medali perak, dan 11 medali perunggu. (Ant)

Baca Juga
Lihat juga...