Tumbangkan Martapura, PSIM Yogya Tutup Defisit Poin

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

229

BANTUL — Perjuangan panjang PSIM Yogyakarta pasca pemberlakukan sanksi pengurangan sembilan poin yang dijatuhkan federasi jelang kick off kompetisi Liga 2 2018, akhirnya berbuah manis. PSIM berhasil menutup minus dan kini mengantongi poin 2.

Hasil itu didapat setelah Laskar Mataram berhasil mengemas poin penuh saat menjamu Martapura FC pada lanjutan Liga 2 di Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul, Selasa (3/7/2018) sore. PSIM menang dengan skor meyakinkan 3-1.

Duel Laskar Mataram dan Martapura di SSA berlangsung dengan tempo lambat. Baik PSIM maupun Martapura tidak sanggup menunjukkan greget di awal laga. Hingga berjalan dua menit, permainan masih berlangsung dengan tempo cukup lambat dan membosankan.

Meski begitu, beberapa peluang sempat diciptakan baik oleh tuan rumah dan langsung dibalas Martapura meski belum ada yang berhasil memaksimalkannya menjadi gol. Tapi menit 31, supporter yang mulai memadati Stadion Sultan Agung bersorak setelah Hendika Arga Permana membuka keunggulan tuan rumah.

Gol bermula dari sepakan Ismail Haris ke arah gawang Moh Juni Irawan. Bola sempat diblok kiper Martapura itu, namun sayang bola justru muntah ke depan dan mengenai kaki Arga. Tanpa pikir panjang, kapten tim PSIM itu melepas tembakan yang gagal dihalau Juni.

Tak ingin pulang dengan tangan hampa, Martapura langsung menekan. Anak asuh Hartono Ruslan sempat mencetak gol melalui Faris Aditama satu menit berselang. Sayang, gol itu dianulir karena Faris terlebih dulu terperangkan offside.

Petaka bagi tim tamu lahir menit 33. Kesalahan Rachmat Latif yang menahan bola tendangan Hendri Satriadi dengan tangannya berujung penalti. Fandy Edy yang menjadi eksekutor sukses menjalankan misinya dengan sangat baik. PSIM unggul 2-0 yang bertahan hingga turun minum.

Usai jeda, Martapura berinisiatif menyerang dan memiliki peluang memperkecil ketinggalan menit 49 melalui eksekusi bola mati. Beruntung, Ivan Febrianto cukup sigap menghalau bola. Tapi menit 53, Martapura akhirnya berhasil membuat penonton di SSA terdiam. Agus Wibowo yang berhasil lolos dari kawalan mengubah skor menjadi 2-1.

Sayangnya, euphoria tim tamu tidak berlangsung lama. Alih-alih menambah gol, Martapura justru kembali kebobolan pada menit 60. Tapi gol itu sempat diprotes para pemain Martapura karena Juni yang sempat mengamankan bola mendapat gangguan dari Arifin sehingga bola terpental melewati garis putih.

Hartono Ruslan mengakui tuan rumah layak memenangkan laga. Hartono enggan mengomentari proses terjadinya gol ketiga. Ia hanya kembali menegaskan bahwa Laskar Mataram layak menjadi pemenangan laga antara kedua tim.

“PSIM layak menang,” ucapnya.

Pelatih PSIM, Bona Elisa Simanjuntak mengatakan, perjalanan PSIM masuk cukup panjang dan banyak hal perlu dievaluasi. Termasuk goal getter yang dinilainya masih belum sesuai harapan.

“Kemenangan ini menjadi pelecut untuk meraih hasil positif di laga berikutnya,” katanya.

Baca Juga
Lihat juga...