Velodrome Rawamangun Siap Digunakan

Editor: Koko Triarko

211
Velodrome yang akan menjadi arena balap sepeda Asian Games 2018, siap digunakan. -Foto: jakpro/ Sodik
JAKARTA – Arena balap sepeda Velodrome Rawamangun, di wilayah Jakarta Timur, siap untuk digunakan dalam perhelatan Asian Games 2018. Kesiapan dipastikan setelah proses pembangunan velodrome termegah itu selesai 100 persen.
“Pembangunan sudah selesai 100 persen. Velodrome Rawamangun sudah siap untuk digunakan sebagai arena balap sepeda untuk Asian Games nanti,” kata Project Director Jakarta International Velodrome PT Jakpro, Iwan Takwin.
Iwan menegaskan, bahwa pembangunan arena balap sepeda Velodrome Rawamangun saat ini telah selesai secara keseluruhan, sehingga dapat dipastikan siap untuk digunakan.
Selain itu, pihaknya juga telah mendapatkan sertifikat dari Persatuan Balap Sepeda Internasional.
“Juni 2018 lalu, kami juga sudah mendapatkan sertifikat dari Persatuan Balap Sepeda Internasional (UCI). Dengan begitu, Velodrome Rawamangun siap digunakan,” ujar Iwan.
Menurut Iwan, total keseluruhan biaya yang dikeluarkan untuk membangun arena balap sepeda tersebut mencapai Rp665 miliar. Velodrome Rawamangun itu dibangun dengan standar internasional.
Setiap hari, Velodrome Rawamangun digunakan oleh Tim Nasional (Timnas) Balap Sepeda Indonesia. Selain itu, di arena balap sepeda tersebut juga sudah pernah dilaksanakan satu kali test event.
Sementara itu, dari hasil dari uji sertifikasi yang telah dilakukan oleh perwakilan dari UCI, menyatakan, bahwa Velodrome Rawamangun lolos kategori satu atau siap untuk digunakan.
“Tidak ada kendala berarti yang kami hadapi selama masa pengerjaannya. Awalnya, kami menargetkan pembangunan Velodrome itu rampung dalam 24 bulan, namun kami bisa menyelesaikannya lebih cepat,” ujarnya.
Lintasan dengan bahan kayu siberia pada velodrome memiliki standar dunia, yakni 250 meter, dengan tingkat kemiringan 40 derajat. Dilengkapi bangku lipat penonton yang mampu menampung 3.000 orang.
Baca Juga
Lihat juga...