Wagub DKI: Naiknya Harga Telur Dampak Melemahnya Rupiah

331
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno di Rawamangun, Jakarta Timur, Kamis (12/7/2018). –Foto: Lina Fitria
JAKARTA – Wakil Gubernur DKI, Sandiaga Uno, mengatakan, naiknya harga telur ayam dikarenakan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap Dolar AS.
“Karena pasokan cukup, tapi memang harga, ya dikaitkan dengan dolar yang terus meningkat ini. Jadi, bergerak naik (harga bahan pokok),” ujar Sandiaga Uno, di Rawamangun, Jakarta Timur, Kamis (12/7/2018).
Tak hanya telur, harga cabai pun juga ikut naik. Padahal, cabai tidak termasuk kebutuhan pokok yang terdampak oleh melemahnya rupiah terhadap dolar.
“Yang saya kaget tadi saya dilapori cabai yang tidak ada hubungannya dengan dolar itu juga naik. Jadi, ini yang kita sebut sebagai inflasi turunan atau inflasi yang diimpor atau inflasi ikut-ikutan. Padahal, mestinya nggak ada,” ujarnya.
Untuk itu, kata mantan pengusaha itu, dalam waktu dekat dia akan berkunjung ke Blitar, Jawa Timur, untuk memastikan stok telur, aman. Pasalnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah melakukan kerja sama dengan Blitar.
“Kemarin kita sudah tanda tangan kerja sama dengan Blitar, saya akan datang ke Blitar dalam waktu dekat ini untuk mengeksekusi, karena pasokannya cukup,” paparnya.
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI bekerja sama dengan Kabupaten Blitar untuk memenuhi kebutuhan telur di DKI. Gubernur DKI, Anies Baswedan dan Bupati Blitar, Rijanto, menandatangani kesepakatan kerja sama untuk mendatangkan 200.000 ton telur ayam ke Ibu Kota.
Anies berharap, dengan penandatanganan MoU tersebut kebutuhan telur di ibu kota dapat terpenuhi. Mengingat telur menjadi salah satu konsumsi pangan utama di DKI. Anies juga berharap produksi telur di Blitar meningkat dari segi pengelolaan.
Bupati Blitar, Rijanto, saat itu menyampaikan, salah satu sektor unggulan daerah dan merupakan komoditas terbesar di Blitar adalah ternak ayam petelur.
“Pada 2017, populasi ayam petelur di Kabupaten Blitar mencapai 15.170.000 ekor dengan produksi kurang lebih 450 ton per hari,” kata Rijanto.
Sebagian besar telur ayam di DKI bersumber dari Kabupaten Blitar, yakni 260 ton per hari. Harga telur dari Blitar juga dianggap paling murah, masih dalam rentang harga Rp23.000 per kilogram. Telur dari daerah lain sudah dalam rentang harga Rp25.000 per kilogram.
Kerja sama antara Pemprov DKI dengan Pemkab Blitar dimulai dengan Tim Pengendai Inflasi Daerah (TPID) DKI berkunjung ke Blitar pada 16 Maret 2018. Kunjungan itu dilakukan setelah menyadari kebutuhan telur di Jakarta berasal dari Blitar, yaitu 260 ton per hari, yang produksinya mencapai 450 ton per hari.
Kunjungan tersebut lalu dibalas oleh Pemkab Blitar pada 9-10 April 2018. Dari kunjungan itu, diketahui Blitar memiliki potensi lain untuk dikerjasamakan antara lain bidang pertanian dan perkebunan, serta bidang perikanan untuk kebutuhan di DKI Jakarta, dan dilakukan penandatanganan kerja sama pada hari ini.
Baca Juga
Jakarta Mampu Jadi Ikon Destinasi Halal JAKARTA - Direktur Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetik, Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) DKI Jakarta, Osmena Gunawan, mengungkapkan...
Pemprov DKI Persiapkan Fasilitas Bermain di Monas JAKARTA --- Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, telah menginstruksikan kepada jajarannya untuk menyediakan beragam fasilitas bermain bagi anak-anak ...
Satgas Nusantara, Polda Metro Jaya Siap Amankan Pe... JAKARTA - Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Irjen Idham Azis, menegaskan, siap mengamankan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 mendatang. "Kalau persiapan kit...
KRL Tanah Abang Kembali Beroperasi Normal Setelah ... JAKARTA --- Gangguan teknis pada listrik aliran atas (LAA) di Stasiun kereta api Tanah Abang, Jakarta yang sebelumnya terjadi, pada Minggu sore sudah ...
Gubernur DKI Sayangkan Ditolaknya PMD PD PAM Jaya JAKARTA - Gubernur DKI, Anies Baswedan, menyayangkan keputusan anggota Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta yang...
Belum Bayar BPJS, Anies Jamin Layanan tak Tergangg... JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengatakan pihaknya menjamin pelayanan kesehatan di delapan RSUD DKI tidak akan terganggu karena belum...
Anies Geram, tak Ada Petugas Berjaga di Stasiun Pa... JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, geram kepada petugas Dinas Perhubungan (Dishub) yang tidak berjaga di Stasiun Palmerah, Slipi, Jakarta...