Wagub DKI Tanggapi Kritik Terkait Asian Games 2018

Editor: Koko Triarko

263
Wakil Gubernur DKI, Sandiaga Uno, di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Selasa (17/7/2018). –Foto: Lina Fitria
JAKARTA – Wakil Gubernur DKI, Sandiaga Uno, menanggapi kritik yang dilontarkan oleh Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) DKI, Prasetyo Edi Marsudi, yang mengatakan demam Asian Games di Jakarta kalah dibandingkan oleh Palembang, Sumatera Selatan.
“Saya waktu turun ke Palembang merasakan memang Asian Games. Di sini juga merasakan Asian Games, apalagi kalau Pak Pras, temen-temen ikut ke bawah kemarin di Koja, Jakarta Utara, masyarakat di akar rumput dasar,” kata Sandiaga, di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Selasa (17/7/2018).
Hal itu, kata Sandiaga, dapat dilihat dalam replika obor Asian Games di Koja, Jakarta Utara, dua hari lalu. Dia mengatakan, sejumlah anggota DPRD juga hadir dan merasakan atmosfer tersebut. Menurut Sandiaga, demam Asian Games di Jakarta sudah mencapai titik puncak.
“Masyarakat sekarang di akar rumput demamnya sudah 39 derajat, sudah pol, sudah mentok,” ujarnya.
Mantan pengusaha itu menyayangkan politisi Partai PDIP yang belum dapat merasakan perubahan nuansa Asian Games. Dia pun berencana akan mengajak Prasetyo Edi untuk hadir dalam pawai replika obor selanjutnya.
“Kalau Pak Pras belum mengapresiasi mungkin tugas saya belum saya jalankan untuk mengajak Pak Pras ikut lari jelang obor pakai obor-oboran. Waktu main kuda juga Pak Mentan mengapresiasi Equestrian kita, jadi Pak Pras mungkin harus saya ajak juga kali dan itu hal yang menjadi tugas saya,” ucapnya.
Selain itu, Sandiaga mengatakan peningkatan demam Asian Games 2018 di Jakarta sudah sesuai harapan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Pasalnya, saat rapat terbatas oleh  Jokowi, orang nomor satu di RI itu mengkritik, bahwa nuansa Asian Games belum terasa. Kemudian dia memerintahkan Sandiaga untuk meningkatkan atmosfer tersebut.
Sandiaga pun kembali melaporkan kepada Presdien, bahwa nuansa Asian Games kini sudah terasa. Kemudian dia sudah diapresiasi oleh Ketua Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (Inasgoc), Erick Tohir.
Tak hanya itu, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman juga mengapresiasi hal itu dilontarkan saat mencoba berkuda di Jakarta Internasional Equestrian Park (JIEP).
“Kita sekarang bersyukur, bahwa kita bisa meningkatkan demam ini sesuai arahan pak Jokowi. Saya diberi perintah langsung dan saya sudah lapor ke beliau juga, bahwa sekarang demam sudah terasa, Pak Erick Thohir mengapresiasi,” jelas Sandi.
Sebelumnya, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DKI, Prasetio Edi Marsudi, menilai Gubernur dn Wagub DKI, kurang mensosialisasikan persiapan Asian Games 2018.
Menurut Edi, gaung Asian Games di Jakarta belum terasa meriah jika dibandingkan dengan Palembang, Sumatera Selatan.
“Di Jakarta ada pesta besar, tapi nggak ada rasanya. Kalau berkunjung di Palembang, masuk dari bandara itu sudah terlihat ada rasa Asian Games,” kata Prasetio di ruang fraksi PDI-P, Senin 16 Juli 2018.
Dia juga mengkritik lambannya penertiban pedagang kaki lima atau PKL.  Menurut Prasetyo, PKL masih berjualan di jalur pedestrian sekitar Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK). Padahal, kata Prasetyo, area itu merupakan sentral pertandingan yang bakal dikunjungi atlet dari berbagai belahan dunia.
“Di Bunderan HI itu juga, yang begitu megahnya, ada PKL di situ juga,” kata Prasetyo.
Dia meminta kepada Anies segera menyelesaikan persoalan Pasar Tanah Abang sebelum Asian Games 2018 dimulai. Menurut dia, kini Tanah Abang masih semrawut.
Baca Juga
Lihat juga...