Wali Kota Tidak Pemasalahkan Pembentukan Pansus PPDB

Editor: Mahadeva WS

278
Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi – Foto Ferry Cahyanti

BALIKPAPAN – Rencana DPRD Kota Balikpapan membentuk Panitia Khusus (Pansus) Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tidak dipersoalkan Pemkot Balikpapan. Pemerintah daerah mendukung dan menyambut baik rencana pembentukan pansus tersebut.

Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi mengungkapkan, pelaksanaan PPDB di setiap daerah dipantau oleh pemerintah pusat dan KPK. Oleh karenanya, Rizal tidak mempersoalkan rencana pembentukan pansus oleh anggota dewan tersebut. “Ya baik aja, nggak masalah karena selama penerapan PPDB juga terpantau. Memang masyarakat ada yang mengeluh terjadi gangguan dari segi teknis,” ungkapnya, Selasa (10/7/2018).

Penerapan PPDB online di Kota Minyak lebih siap. Sementara PPDB untuk jenjang SMA dan SMK menjadi kewenangan Pemprov Kaltim. Sedangkan untuk sistem zonasi yang telah berjalan, Rizal menilai seluruh daerah di Indonesia kemungkinan tidak siap terkecuali daerah yang zonasinya aman seperti di Jakarta, Surabaya, Malang, Bandung dan Yogyakarta.

“Sekolah di sana tersebar di seluruh wilayah dan kualitasnya hampir merata. Sedangkan di tempat kita (Balikpapan), sekolahnya sebagian terpusat di Gunung Pasir, sehingga menguntungkan bagi warga yang bermukim di sekitarnya,” jelas Rizal.

Dari evaluasi tersebut, Pemkot Balikpapan akan melaporkannya ke Kemendikbud untuk dievaluasi. Hasil analisa menyebubut, masih banyak kelemahan dalam penggunaan sistem zonasi. Dengan kondisi tersebut, sekolah negeri tidak mampu menampung seluruh peserta didik baru sehingga harus masuk ke sekolah swasta.

Kendati demikian, pihaknya berharap Pemprov Kaltim membantu dari segi subsidi uang gedung sekolah swasta agar tidak terlalu memberatkan orangtua. “Pola subsidi yang dahulu kita lakukan itu sudah bagus, cuma karena keuangan daerah terbatas maka terpaksa dihentikan. Kalau sekarang sudah di bawah kewenangan Pemprov Kaltim, ya bantulah subsidi sekolah swasta,” harapnya.

Sebelumnya, DPRD Kota Balikpapan berencana membentuk Pansus PPDB Tahun Ajaran 2018, seperti yang disampaikan Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan Tohari Azis. “Tiap tahun kan heboh terus tapi gak selesai-selesai. Dari awal kita sudah minta ada penambahan rombel, sekolah baru diperjuangkan,” imbuhnya.

Thohari menambahkan, kendala anggaran untuk menambah sekolah baru maupun jumlah kelas, masih bisa diatasi. Selain melalui APBD Kota, juga ada bantuan dari APBD Provinsi maupun APBN. “Anggaran kita dahulukan dari yang lain, kan ada bantuan keuangan provinsi, yang penting kewenangan kita 20 persen kita alokasikan. Ada bantuan pusat, lha ini kan persoalan penduduk makin bertambah,” tambahnya.

Baca Juga
Lihat juga...