Warung Cerdas Damandiri, dari KUD untuk Warga

Editor: Satmoko Budi Santoso

327

YOGYAKARTA – Dibukanya Warung Cerdas Damandiri di Desa Mandiri Lestari Trirenggo Bantul, mendapat sambutan sekaligus antusiasme positif dari para anggota KUD Gemah Ripah maupun warga sekitar.

Mereka bahkan berharap Warung Cerdas Damandiri, sebagai salah satu unit usaha KUD Gemah Ripah dapat secepatnya berkembang dan semakin besar, untuk memberikan pelayanan lebih bagi anggota maupun warga Desa Trirenggo.

Seperti diungkapkan salah seorang pelanggan Warung Cerdas Damandiri, Supadmi Kamto (61) warga Dusun Nogosari, Trirenggo Bantul. Supadmi mengaku menjadi pelanggan Warung Cerdas Damandiri karena tertarik dengan layanan yang diberikan.

Ketua KUD Gemah Ripah H Ambyah – Foto Jatmika H Kusmargana

“Sejak warung ini buka saya sering belanja kebutuhan sehari-hari disini. Karena sangat dekat dengan rumah saya. Selain itu harganya juga lebih murah dibanding yang lain. Pelayanannya juga bagus karena bisa minta diantarkan langsung ke rumah tanpa tambahan biaya, jadi tidak perlu datang dan parkir segala,” katanya.

Supadmi pun berharap agar Warung Cerdas Damandiri ke depan dapat terus dikembangkan. Yakni dengan menambah pilihan jenis maupun macam produk barang dagangan. Pasalnya meski sudah cukup lengkap, namun ia menilai masih ada produk tertentu yang belum dijual di Warung Cerdas Damandiri.

“Kalau bisa dagangan ditambah lagi. Seperti misalnya sirup, roti kaleng, dan sebagainya,” katanya.

Suasana Warung Cerdas Damandiri di desa Trirenggo Bantul – Foto Jatmika H Kusmargana

Sementara itu, Ketua KUD Gemah Ripah, H Ambyah, selaku pengelola unit usaha Warung Cerdas Damandiri, mengakui belum semua barang kebutuhan masyarakat dijual di Warung Cerdas Damandiri. Selain masih baru dibuka, ia juga menyebut terbatasnya luasan bangunan toko juga tidak mencukupi untuk menjual banyak produk.

“Memang pada tahap awal ini kita masih menyewa ruko berukuran 3×12 meter persegi. Sebenarnya masih kurang luas untuk menampung berbagai macam jenis dagangan. Apalagi nantinya kita akan menjadi E-Warong atau agen penyalur Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Tapi sementara kita maksimalkan tempat ini dulu,” ujarnya.

Selama kurang lebih 2 bulan berjalan, Warung Cerdas Damandiri sendiri dikatakan mengalami perkembangan cukup bagus. Meski untuk sebuah usaha tergolong masih sangat baru, jumlah pelanggan maupun omzet dikatakan terus meningkat.

“Kita terus mendorong marketing pro aktif mencari order. Termasuk menyasar warung-warung binaan Yayasan Damandiri yang didirikan lewat program bedah rumah Desa Mandiri Lestari. Apalagi nanti akan ada bantuan 50 unit gerobak rakyat. Kita harapkan, semua barang atau bahan baku mereka diambil dari Warung Cerdas ini,” katanya.

Tak hanya mempromosikan Warung Cerdas, Ambyah mengaku juga mendorong warga desa Trirenggo agar menjadi anggota KUD Gemah Ripah. Pasalnya selain mendapatkan harga khusus jika berbelanja di Warung Cerdas Damandiri, setiap anggota juga akan ikut merasakan keuntungan dengan semakin maju dan berkembangnya Warung Cerdas Damandiri.

“Karena Warung ini merupakan unit usaha KUD, maka setiap keuntungan yang didapat dari warung ini  juga akan kembali kepada seluruh anggota koperasi,” katanya.

Baca Juga
Lihat juga...