Zumi Zola Tersangka Kasus Suap RAPBD Jambi

Editor: Mahadeva WS

193

JAKARTA – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (10/7/2018) menetapkan status tersangka kepada Gubernur Provinsi Jambi non aktif Zumi Zola (ZZ). Sebelumnya, Zumi Zola ditetapkan sebagai tersangka suap pembahasan dan pengesahan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Jambi 2017-2018.

“Tersangka ZZ diduga telah melakukan Tindak Pidana Korupsi berupa suap atau gratifikasi terkait pembahasan dan pengesahan R-APBD Pemprov Jambi, Tahun Anggaran 2017 hingga 2018,” kata Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan, Selasa (10/7/2018).

Penyidik KPK telah menemukan bukti yang cukup untuk meningkatkan status perkara dari penyelidikan ke penyidikan. KPK menduga total uang yang diterima ZZ selama menjabat sebagai Gubernur Jambi sejak 2017 hingga 2018 diperkirakan mencapai Rp49 miliar.

Menurut Basaria, uang suap yang diterima ZZ diduga merupakan pemberian dari pengusaha setempat yang selama ini menjadi rekanan Pemprov Jambi. Kini KPK masih melakukan penelusuran untuk mendalami apa motif dan tujuan tersangka ZZ menerima uang tersebut.

“Tersangka ZZ diduga sebagai pihak penerima uang, yang bersangkutan disangkakan telah melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau b atau Pasal 13 Undang-undang No.31/1999 tentang pemberantasan Tipikor sebagaimana diubah dengan UU No.20/2001 juncto Pasal 55 ayat 1 ke 1 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP).

Penetapan status tersangka baru terhadap ZZ merupakan hasil pengembangan Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan KPK di Jambi. Dalam OTT tersebut KPK berhasil menangkap dan mengamankan sejumlah orang yang diduga terlibat dalam pembahasan R-APBD Provinsi Jambi.

KPK hingga saat ini telah menetapkan lima orang sebagai tersangka dari OTT Jambi. Masing-masing Zumi Zola (Gubernur Jambi non aktif), Supriyono (mantan Anggota DPRD Provinsi Jambi), Erwan Malik (mantan Plt Sekda Pemprov Jambi), Arfan (manan Plt Kadis PUPR Provinsi Jambi) dan Saipudin (mantan Asisten Daerah III Provinsi Jambi. Kelima tersangka tersebut sudah ditahan KPK, saat ini mereka masih menjalani masa penahanan sementara di Rutan Cabang KPK di Jakarta.

Baca Juga
Lihat juga...