6.000 Tentara Semarakkan Tari Kolosal untuk Pecahkan Rekor MURI

Ilustrasi prajurit TNI - Foto: Dok: CDN

PONTIANAK — Sebanyak 6.000 peserta dari tiga matra Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Kalimantan Barat berniat memecahkan rekor MURI dengan menggelar Tari Gemu Fa Mi Re untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 TNI.

“Kegiatan yang bertajuk Pemecahan Rekor MURI Tari Gemu Fa Mi Re ini akan berlangsung pada Selasa, 4 September 2018 di Main Apron Lanud Supadio. Tarian Gemu Fa Mi Re secara kolosal ini disemarakkan oleh 6.000 peserta, di mana selain anggota TNI di Kota Pontianak, ada juga siswa sekolah-sekolah binaan TNI, organisasi kepemudaan dan masyarakat,” kata Ketua panitia kegiatan, Kolonel Pnb Sidik Setiyono, di Sungai Raya, Rabu (29/8/2018).

Dia menjelaskan, tarian yang terinspirasi dari lagu ciptaan Nyong Franco, asal Kabupaten Sikka, Maumere , Nusa Tenggara Timur (NTT) ini, akan dilakukan oleh gabungan TNI AU dari Pangkalan TNI AU (Lanud) Supadio, TNI AD dari Kodam XII/Tanjungpura, dan TNI AL dari Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) XII Pontianak.

“Terkait hal itu, para peserta yang akan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut sudah mulai latihan. Tujuannya, agar kegiatan tersebut bisa berjalan lancar dan sesuai harapan,” tuturnya.

Menurut perwira menengah TNI AU yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Personel Lanud Supadio itu, latihan tidak hanya diikuti oleh anggota TNI, namun dimeriahkan juga oleh persatuan istri prajurit masing-masing matra.

Mereka adalah Persatuan Istri Prajurit TNI AD (Persit) Kartika Candra Kirana Kodam XII/Tanjungpura. Kemudian Persatuan Istri TNI AL Jalanesastri Lantamal XII Pontianak, dan Persatuan Istri Anggota (PIA) Ardhya Garini Cab 19/D.I Lanud Supadio.

Lihat juga...