Amankan Rumah Korban Gempa dari Pencurian, TNI Gelar Patroli Malam

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

105

LOMBOK — Guna memastikan keamanan rumah masyarakat korban gempa di Kabupaten Lombok Utara dan Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat dari aksi kejahatan pencurian, personel TNI menggelar patroli malam.

“Kegiatan patroli malam akan rutin dilaksanakan selama warga mengungsi dan penanganan bencana dilakukan,” kata Danrem 162 Wira Bhakti, Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, Kamis (9/2018).

Ia mengatakan, patroli malam juga dilakukan menyusul banyaknya informasi masyarakat yang resah dan khawatir terhadap rumahnya dari aksi pencurian.

Danrem 162 Wira Bhakti, Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani. Foto: Turmuzi

Satu regu dari Yonif 900 Raider/SBW menggunakan sepeda motor sudah bergerak menyisir rumah-rumah yang kosong ditinggalkan pemiliknya, yang terindikasi adanya pencurian.

“Hal itu dilakukan, untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada pemilik rumah, sehingga korban atau para pengungsi fokus memikirkan kondisinya di pengungsian atau yang sedang dirawat di tenda-tenda maupun rumah sakit,” katanya.

Kusnadi, warga korban gempa mengaku saat ini warga belum ada yang berani pulang ke rumah dan memilih tetap berada di lokasi pengungsian, mengingat gempa susulan masih terus terjadi.

“Gempa susulan sampai sekarang masih terus terjadi, makanya warga belum berani pulang. Masalah pengamanan harta benda ditinggalkan dan masih tertimbun material bangunan, kami sepenuhnya menyerahkan kepada aparat keamanan,” katanya.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.