Asah Kepedulian, Ratusan Santri Galang Bantuan Bencana

Editor: Satmoko Budi Santoso

200

YOGYAKARTA – Terletak di kawasan rawan bencana, bangsa Indonesia sejak lama memang dikenal sebagai sebuah bangsa yang tangguh dan pantang menyerah.

Masyarakat Indonesia juga diakui memiliki karakteristik unik, manusianya memiliki rasa kepedulian yang sangat tinggi terhadap sesama.

Jiwa kekeluargaan dan kegotongroyongan yang begitu kuat itu, hampir selalu dapat ditemukan pada setiap individu manusia Indonesia, sejak kelahirannya.

Hal itu pulalah yang tercermin pada masyarakat Indonesia, begitu suatu daerah tertimpa bencana. Tanpa ada instruksi dari pemerintah, masyarakat Indonesia akan berbondong-bondong berkontribusi memberikan bantuan.

Suseno Pamungkas, koordinator acara penggalangan dana bencana – Foto Jatmika H Kusmargana

Seperti halnya ditunjukkan sejumlah siswa-siswi atau santri Pondok Pesantren Muhammadiyah Boarding School (MBS) Prambanan, Yogyakarta, Jumat (10/8/2018). Mereka turun ke jalan untuk menggalang dana bantuan bagi warga Lombok, NTB, yang sedang terkena musibah gempa.

Para santri yang masih berusia belasan tahun ini, dengan penuh kesadaran rela menyisihkan waktu, tenaga dan pikiran untuk membantu saudara mereka yang sedang membutuhkan bantuan.

“Ada sekitar 100 santri yang terlibat dalam kegiatan penggalangan dana. Mereka kita bagi di  titik lokasi keramaian, yakni Prambanan, Kalasan dan Piyungan. Semuanya merupakan siswa MBS Yogyaksrta yang tergabung dalam Ikatan Pemuda Muhammadyah,” ujar Suseno Pamungkas, koordinator acara.

Suseno menyatakan, kegiatan sosial dan kemanusiaan semacam ini dilakukan untuk mengasah rasa kepekaan dan kepedulian para santri terhadap sesama. Hal itu, menurutnya, merupakan salah satu implementasi pendidikan nilai-nilai Pancasila di lingkup kecil seperti sekolah atau pondok pesantren.

“Rencananya kita akan menggelar kegiatan ini hingga sepekan ke depan. Sampai saat ini dana bantuan yang terkumpul sudah mencapai sekitar Rp7 juta,” ungkapnya.

Dengan bantuan yang digalang para santri MBS Yogyakarta itu, ia pun berharap paling tidak akan dapat membantu meringankan warga maupun masyarakat di Lombok NTB yang saat ini sedang kesusahan akibat bencana.

“Sangat bagus, anak-anak muda rela menggalang dana seperti ini. Karena dapat meningkatkan rasa solidaritas pada sesama bangsa Indonesia. Saya dukung,” ujar salah seorang warga, Abdul Kholik.

Baca Juga
Lihat juga...