Asian Games, BPTJ Tutup Sejumlah Pintu Tol

169

JAKARTA – Badan Pengelola Transportasi Jabodetabeka (BPTJ), merekayasa lalu lintas di jalan tol. Kebijakan tersebut diterapkan, saat penyelenggaraan Asian Games 2018 di Jakarta dari 18 Agustus hingga 2 September 2018.

Rekayasa lalu lintas itu berupa penutupan tujuh pintu tol dan pembatasan kendaraan Golongan III, IV dan V di jalan tol selama pagelaran Asian Games. “Rekayasa lalu lintas di jalan tol ini dimaksudkan untuk menyukseskan, dan mendukung kelancaran Asian Games 2018,” kata Kepala Humas BPTJ, Budi Rahardjo, Senin (13/8/2018).

Budi menyebut, penutupan tujuh pintu tol dilakukan pada waktu tertentu. Pintu yang ditutup diantaranya Angke 2, Slipi 2, Tanjung Duren, dan TMII, pada pukul 06.00-17.00 WIB. Serta Pintu Tol Angke 1, Slipi 1 dan TMII 2, pada pukul 12.00-21.00 WIB.

Pihak BPTJ juga akan memberlakukan pembatasan angkutan barang Golongan III, IV dan V di Jalan Tol Cawang-Tomang-Pluit dan Tomang-Kembangan, pada pukul 05.00-22.00 WIB. Kemudian di empat tol, yakni Tol Cawang-Tanjung Priok, Cawang-TMII, Cawang-Cikunir dan Tol Pelabuhan Tanjung Priok pada pukul 06.00-19.00 WIB.

Budi menyebut, penutupan tujuh pintu tol dan pembatasan angkutan berat itu akan berdampak pada peningkatan jumlah kendaraan pada jalur tol lain. Untuk mengantisipasi dampaknya, BPTJ menyosialisasikan perihal rekayasa lalu lintas tol tersebut agar diketahui masyarakat, diantaranya dengan menyebar 30.000 eksemplar informasi tertulis di sejumlah pintu tol, pusat perbelanjaan di Jakarta, Bekasi, dan Tangerang. (Ant)

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.