Bazis Pemprov DKI, Berikan Bantuan Gempa Lombok

Editor: Satmoko Budi Santoso

504
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno berencana mengirimkan bantuan kepada korban gempa bumi di Lombok, Nusa Tenggara Barat di Balai Kota, Jakarta Pusat pada Senin (6/8/2018). Foto Lina Fitria

JAKARTA – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, mengatakan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memberikan bantuan untuk korban gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Menurut Sandiaga, bantuan tersebut disalurkan melalui Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan lembaga zakat DKI, Badan Amal, Zakat, Infak, dan Sedekah (Bazis).

“Ya kami sekarang sedang berkoordinasi sama Bazis DKI dan juga dengan teman-teman dinas (Satuan Perangkat Kerja Daerah) karena tentunya kita ketahui bahwa warga Nusa Tenggara Barat sekarang lagi mengalami kesulitan,” kata Sandiaga di Balai Kota, Jakarta Pusat pada Senin (6/7/2018).

Sebelum mengerahkan bantuan, pihaknya bersama Bazis DKI tengah mendata kebutuhan yang akan dikirimkan kepada korban. Sandiaga juga akan membentuk regu yang akan ditugaskan untuk mengirim bantuan tersebut.

“Kebetulan banyak orang Lombok juga di Pemprov DKI untuk mendata semua ini. Kami siap memberikan bantuan,” ucapnya.

Dia pun mengucapkan bela sungkawa terhadap korban gempa bumi di wilayah Lombok dan berdoa agar evakuasi warga yang terdampak gempa berkekuatan 6,8 hingga 7 SR itu dimudahkan Allah.

“Saya mengucapkan belasungkawa yang sangat mendalam atas nama Pemprov DKI,” tuturnya.

Atas kejadian ini, Sandiaga mengatakan, bahwa beberapa temannya juga turut menjadi korban musibah yang melanda Lombok tersebut. Sandiaga mengaku, beberapa temannya terisolasi di tempat-tempat wisata di Lombok.

“Ada teman saya mengabari dari Singapura, dari Malaysia bahwa keluarganya ada di Gili Trawangan,” katanya.

Sandiaga mengatakan, teman-temannya tersebut tengah berlibur ketika kejadian gempa.

“Ada beberapa teman saya terisolasi atau stranded di beberapa tempat wisata di sana,” katanya.

Sandiaga mengaku, dirinya sudah berkordinasi dengan Gubernur Nusa Tenggara Barat, Zainul Majdi.

“Saya sudah menghubungi Pak Gubernur NTB dan juga Pak Gubernur terpilih Pak Zul. Jaringan telepon di beberapa daerah juga tidak berfungsi. Jadi kita berdoa dan Pemprov DKI menyiapkan seandainya dibutuhkan bantuan,” ungkapnya.

Diketahui, gempa berkekuatan 7 skala Richter melanda Pulau Lombok dan sekitarnya pada Minggu (5/8/2018) malam disusul dengan puluhan guncangan lainnya.

Kepala Dinas Sosial NTB, Ahsanul Khalik menyebutkan, ada tiga kecamatan yang mengalami kerusakan parah akibat gempa tersebut, yaitu Kecamatan Sambelia dan Kecamatan Sembalun di Kabupaten Lombok Timur serta Kecamatan Bayan di Lombok Utara.

Hingga Senin siang, tercatat 91 orang meninggal dunia dan 209 korban luka-luka. Banyak bangunan yang ambruk akibat gempa tersebut.

Baca Juga
Lihat juga...