Baznas Bangun Rumah Sakit Lapangan di Lombok

167

LOMBOK UTARA – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), membangun rumah sakit lapangan di Desa Medane, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat. Rumah sakit tersebut, untuk melayani kebutuhan medis, dan psikologi para pengungsi korban gempa bumi.

Wakil Ketua Baznas, Dr. Zainulbahar Noor mengatakan, rumah sakit lapangan tersebut memiliki beragam fasilitas medis, seperti unit gawat darurat (UGD), poli konsultasi medis dan psikologi. Selain itu, ada juga layanan kontrol kehamilan, dan melahirkan, kontrol tumbuh kembang, menyusui, sunat, operasi minor, program warga lanjut usia hingga rawat inap.

“Dokter dan tim medis lainnya juga akan berkeliling menjemput bola mendatangi titik-titik pengungsian yang masih membutuhkan layanan kesehatan,” kata Zainul Bahar, Minggu (26/8/2018).

Zainulbahar menyebut, kehadiran Rumah Sakit Lapangan saat ini sudah sangat mendesak. Kebutuhan medis korban gempa semakin meningkat. Sementara fasilitas yang ada belum berfungsi optimal karena terdampak gempa. “Ratusan ribu pengungsi saat ini rentan terjangkit penyakit, karena kondisi yang masih darurat, sehingga kami hadir untuk membantu pemerintah memberikan layanan kesehatan terbaik bagi korban gempa,” tambahnya.

Ia mengatakan, amanah masyarakat terhadap dana zakat, infak dan sedekah yang ditunaikan kepada Baznas, dapat bermanfaat sebesar-besarnya bagi para pengungsi, yang karena kondisinya kini masuk dalam kategori mustahik (golongan yang berhak menerima zakat).

Koordinator Layanan Medis Baznas untuk gempa Lombok, dr. Putro Muhammad mengatakan, rumah sakit lapangan sangat dibutuhkan pengungsi. Terutama oleh kaum rentan, yang memiliki risiko terjangkit penyakit, seperti bayi dan balita, ibu hamil dan menyusui serta lansia. “Pengungsi yang memiliki risiko tinggi ini memerlukan tempat perawatan yang memadai dalam kondisi darurat, karena itu kami menyiapkan ruang rawat inap agar dapat mengurangi resiko mereka tertular penyakit,” tandasnya.

Upaya pendirian rumah sakit dan pemberian layanan kesehatan dikoordinasikan dengan puskesmas setempat, agar penanganan pengungsi dapat tertangani secara efektif dan efisien. “Operasional Rumah Sakit Lapangan Baznas terkoordinasi dengan puskesmas setempat, layanan yang kami sediakan bertujuan untuk menunjang revitalisasi puskesmas yang belum berfungsi seperti sedia kala,” tambahnya.

Bupati Lombok Utara, Najmul Ahyar menyebut, pendirian rumah sakit lapangan sangat penting, karena masyarakat masih memerlukan pertolongan medis. “Rumah Sakit Lapangan Baznas ini ada ruang perawatan, ruang rekam medis dan itu luar biasa. Bantuan ini sangat berarti untuk masyarakat Lombok Utara,” pungkasnya usai mengunjungi Rumah Sakit Lapangan Baznas dan hunian sementara bagi para pengungsi. (Ant)

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.