BAZNAS: Zakat Miliki Peran Penting Cegah Isu Permurtadan

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

288

JAKARTA — Direktur Pusat Kajian Strategis Badan Amil Zakat Nasional (Puskas BAZNAS), Irfan Syauqi Beik mengatakan, lembaga zakat memiliki peran penting dalam mensukseskan visi dakwah dalam berbagai aspek kehidupan beragama, salah satunya mengatasi isu permurtadan.

“Isu ini penting untuk dibahas karena akan mempengaruhi kinerja dari zakat pada khususnya dan kondisi Islam pada umumnya. Jadi, signifikasi zakat membangun dakwah,” kata Irfan pada seminar Indeks Keagamaan di Depok, Jawa Barat, Kamis (9/8/2018).

Menurutnya, salah satu upaya dakwah yang dapat dilakukan oleh lembaga zakat adalah dengan melakukan tindakan preventif dan kuratif terhadap isu pemurtadan yang ada di suatu daerah. Tentu dengan penerapan program-program yang efektif dan efisien dalam menanggulangi isu tersebut.

Konsep dan implementasi pengukuran merupakan sebuah inovasi yang dapat membantu pemetaan daerah-daerah yang rawan pemurtadan, sehingga dapat diberikan perhatian khusus.

Ketua BAZNAS, Bambang Soedibyo mengatakan, penurunan umat muslim adalah isu yang patut untuk diperhatikan. Ada tiga faktor yang mempengaruhi, yaitu faktor kelahiran, migrasi dan perpindahan agama.

“Islam adalah agama dakwah. Artinya, kita harus fastabiqul khairat untuk menyelamatkan aqidah saudara muslim,” kata Bambang.

Untuk pembinaan, telah Muallaf Center, yang berfungsi tidak hanya membina muallaf. Tetapi juga, kata dia, adalah memberikan amanah muzakki untuk disampaikan kepada muallaf dan asnaf fii sabilillah.

Signifikansi zakat dalam program dakwah dengan mengkhususkan bagi muallaf, menjadi salah satu asnaf dari golongan mustahik yang berhak untuk mendapatkan zakat.

Terkait program yang akan dilakukan dalam merealisasikan dakwah zakat terhadap muallaf dihasilkan dari kajian Puskas. Kajian ini akan membantu untuk mengetahui daerah-daerah prioritas yang dapat dibantu terkait dengan isu tersebut.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.