Biak Numfor Budidayakan 100 Hektare Tanaman Jagung

Lahan jagung, ilustrasi - Dok. CDN

BIAK — Kabupaten Biak Numfor, Papua melaksanakan program tugas perbantuan membudidayakan 100 hektare tanaman jagung dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan dan meningkatkan pendapatan kelompok tani setempat dalam tahun anggaran 2018.

“Bantuan bibit jagung dan sarana produksi merupakan stimulan atau pengungkit dalam memuwujudkan petani dan pelaku usaha hortikultura yang mandiri dan berkelanjutan dalam menjalankan usahanya,” kata Kepala Dinas Pertanian Ketahanan Pangan Biak I Made Suaryadana dihubungi di Biak, Jumat (31/8/2018).

Ia menyebut pembangunan sub sektor hortikultura tidak terlepas dari upaya pelestarian lingkungan serta membuka penciptaan lapangan kerja.

Bahkan sub sektor holtikutura bertujuan, lanjutnya, untuk peningkatan pendapatan hingga mampu menarik investasi skala kecil dan menengah.

“Peningkatan ketahanan pangan melalui penyediaan produk hortikultura sayur mayur, jagung, cabai dan pepaya,” katanya.

Made Suaryadana mengakui pelaksanaan tugas perbantuan berupa budi daya tanaman jagung untuk mengimlplementasikan misi Kementerian Pertanian, yakni “Terwujudnya ketahanan pangan dan kedaulatan pangan, melalui sistem pertanian industri yang berkelanjutan guna meningkatkan kesejahteraan petani”.

Selain tanaman jagung, lanjut Made Suaryadana, Dinas Pertanian Ketahanan Pangan Biak pada tahun 2018 juga akan melakukan budi daya tanaman cabai seluas 30 hektare dan pepaya 10 hektare.

“Untuk program budidaya pertanian tugas perbantuan 2018 akan diberikan bibit tanaman dan alat sarana produksi pertanian,” ujarnya.

Berdasarkan data Dinas Pertanian Ketahanan Pangan pada tahun 2018 juga telah melakukan panen perdana hasil produksi sayur mayur berupa buah pare, bayam, cabai di Kampung Rimba Jaya Distrik Biak Timur. (Ant)

Lihat juga...