BKKBN Ajak Masyarakat Kurangi Reproduksi

1.486
BKKBN, ilustrasi - Dok: CDN
PALU – Kepala BKKBN, Sigit Priohutomo, mengimbau seluruh masyarakat untuk mendukung suksesnya program kependudukan dan keluarga berencana yang digalakkan pemerintah melalui pengurangan reproduksi.
“Ini memang hak azasi setiap manusia, namun demikian kami berharap setiap keluarga dapat membantu mengurangi reproduksi, karena anak yang banyak juga menyulitkan keluarga dan pastinya kasih sayang kepada anak akan terbagi,” katanya, di Parigi, Sulawesi Tengah, Minggu (12/8/2018).
Saat memberikan sambutan pada Peringatan hari Keluarga Nasional (Harganas) dan Hari Anak nasional (HAN) 2018 Tingkat Provinsi Sulteng, Sigit menekankan keluarga berencana bukan semata program pemerintah, tetapi program bersama dalam upaya mewujudkan keluarga yang berkualitas dan sejahtera serta mengendalikan pertumbuhan penduduk.
Kepada seluruh kepala daerah di Sulteng, Sigit berharap, semua daerah menyediakan ruang publik yang bisa digunakan setiap anak dan remaja untuk beraktivitas.
“Anak dan remaja ini seringkali kurang mendapatkan ruang yang layak untuk berekspresi. Karena itu, saya mengajak pemerintah daerah dapat menyediakan dan memfasilitasi ruang untuk anak-anak kita beraktivitas,” pintanya.
Sementara itu, Gubenur Sulteng, Longki Djanggola, menyebutkan, bahwa gaung program kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga harus terus disemarakan dengan mendekatkan akses pelayanan kepada keluarga, dengan mengaktualisasikan delapan fungsi keluarga.
“Maka tepatlah jika peringatan hari keluarga ini dirayakan berbarengan dengan hari anak nasional,” ujarnya.
Menurut Longki, tanggung jawab orang tua dalam keluarga akan terpenuhi, ketika orang tua memahami delapan fungsi keluarga, agar mudah untuk menanamkan nilai-nilai moral terhadap anak.
Pada kesempatan itu, Kepala BKKBN, Sigit Priohutomo, menyerahkan plakat Satya Lencana Pembangunan dari Presiden RI kepada Gubenur Sulawesi Tengah, Longki Djanggola, dan penghargaan Manggala Karya Kencana dari BKKBN kepada Bupati Sigi, Banggai, Tojo Una-una, Morowali Utara, Poso, Wali Kota Palu dan Ketua TP-PKK Kota Palu.
Sigit juga menobatkan ayah dan bunda GenRe kepada Wakil Bupati Parigi Moutong, H Badrun Nggai, SE., dan Ketua TP-PKK Kabupaten Parigi Moutong, Dra. Hj. Prihartini S Tombolotutu.
Gubenur Longki Djanggola juga mencanangkan gerakan masyarakat hidup sehat dan kampanye imunisasi measles rubella (MR) di Kabupaten Parigi Moutong, yang ditandai pelepasan balon gas, penandatangan dukungan serta penyuntikan imunisasi MR kepada tiga orang perwakilan anak Paud, SD dan SMP oleh petugas medis.
Kepala Dinas Kesehatan Parigi Moutong, dr. Revi Tilaar, mengatakan imunisasi massal MR menargetkan 135.000 anak dan meminta masyarakat untuk tidak terpengaruh dengan isu bahwa vaksin MR tidak halal. (Ant)
Baca Juga
Lihat juga...