BNN Gianyar Tes Urine Calon Paskibra

Editor: Satmoko Budi Santoso

1.316

GIANYAR – Sebanyak 75 orang calon Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kota Gianyar yang akan bertugas mengibarkan bendera saat upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) ke 73 tahun 2018, melakukan tes urine di Balai Budaya Gianyar, Rabu (1/8/2018).

Tes urine yang dilakukan merupakan kerja sama antara Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Gianyar dengan Dinas Pemuda dan Olahraga yang didampingi Badan Kesatuan Bangsa dan Politik.

Kepala Bidang Bina Ideologi Wawasan Kebangsaan dan Karakter Bangsa, I Nyoman Tingkes mengungkapkan, tujuan dari tes urine bagi Paskibraka untuk memastikan bahwa calon Paskibraka yang akan menaikkan Bendera Pusaka 17 Agustus bebas dari obat-obatan terlarang.

Lebih lanjut Nyoman Tingkes menambahkan, jika dari hasil pemeriksaan ada yang terindikasi obat-obatan terlarang, maka BNN akan terus mengawasi dan menelusuri.

Kepala Bidang Bina Ideologi Wawasan Kebangsaan dan Karakter Bangsa, I Nyoman Tingkes – Foto Sultan Anshori

“Jika ada yang terindikasi menggunakan narkotika, akan diawasi dan dipantau BNN. Tentu harapannya, tidak ada calon Paskibraka yang menggunakan obat-obatan terlarang tersebut,” ucap Nyoman Tingkes.

Nyoman Tingkes berharap, generasi muda khususnya di Kabupaten Gianyar dapat terbebas dari pengaruh obat-obatan terlarang tersebut. Dalam hal ini, calon Paskibraka bisa menjadi penyambung lidah BNN untuk menyampaikan apa yang mereka dapatkan ke teman-temannya.

“Bukan tidak mungkin para anggota Paskibraka akan menjadi duta narkoba dan akan bersentuhan langsung dengan masyarakat, untuk menyampaikan Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN),” pungkasnya.

Di lain pihak, Kabid Kepemudaan I Gusti Ngurah Suasta, mengatakan, tes urine harus dilakukan untuk mengetahui kondisi setiap calon Paskibraka serta untuk memastikan bahwa tidak ada calon Paskibraka yang hamil.

Lebih lanjut Suasta menerangkan, calon anggota Paskibraka sudah melewati 3 kali seleksi.

Seleksi pertama dilakukan pada bulan Februari, setiap sekolah disarankan membentuk pasukan LKBB (Latihan Keterampilan Baris Berbaris) yang diambil dari kelas X dan XI.

Seleksi kedua dilaksanakan lomba LKBB antarsekolah sebagai peningkatan prestasi. Namun dalam perlombaan tersebut, Dispora juga menilai orang yang memiliki postur tubuh dan gerakan yang sesuai dengan Paskibraka.

“Dari seleksi tahap kedua tersebut, Dispora telah mengantongi 235 orang yang akan diseleksi ke tahapan ketiga. Sementara pada seleksi tahap ketiga dilakukan tes fisik dan olahraga, bakat dan minat, wawasan, kemampuan pengetahuan. Terpilih 75 orang yang menjadi calon Paskibraka,” kata Suasta.

Suasta menambahkan, 75 orang calon Paskibraka tersebut akan dikarantina selama 17 hari dan akan dikukuhkan tanggal 14 Agustus mendatang, sebelum melaksanakan tugas pada peringatan HUT Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.