Darmin, Pergeseran Musim Panen Picu Pertumbuhan Ekonomi

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

183
Menkoperekonomian, Darmin Nasution. Foto: Eko Sulestyono

JAKARTA — Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menkoperekonomian) Republik Indonesia, Darmin Nasution memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang kuartal II Tahun 2018 mampu mencapai 5,3 persen.

Darmin mengatakan, biasanya ketika memasuki kuartal II pertumbuhan perekonomian Indonesia cenderung lebih tinggi jika dibandingkan dengan sebelumnya atau kuartal I. Hal tersebut disebabkan karena adanya faktor pergeseran datangnya musim panen.

“Jika di 2017 terjadi pada Februari hingga Maret, maka 2018 musim panen cenderung bergeser antara April hingga Mei 2018,” jelasnya di Jakarta, Jumat (3/8/2018).

Diuraikan, ada sejumlah faktor lainnya yang juga ikut mendorong meningkatnya pertumbuhan perekonomian di Kuartal II Tahun 2018. Salah satunya, mulai membaiknya iklim investasi di Indonesia jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

“Iklim investasi di Indonesia sekarang mulai membaik, sehingga hal tersebut ikut mempengaruhi pertumbuhan perekonomian. Kelihatannya sepanjang kuartal I hanya mampu mencapai 5,06 persen hingga 5,1 persen. Pada kuartal II diperkirakan mampu tumbuh antara 5,2 hingga 5,3 persen,” kata Darmin.

Darmin yakin bahwa pertumbuhan ekonomi sepanjang 1 tahun, yaitu antara periode Januari hingga Desember 2018 diperkirakan akan mampu mencapai 5,4 persen atau lebih tinggi jika dibandingkan dengan realisasi sepanjang 2017, yang hanya mampu tumbuh sebesar 5,07 persen.

Darmin menambahkan, Pemerintah telah berusaha melakukan berbagai perbaikan, khususnya dalam hal iklim berinvestasi, salah satunya sistem perizinan secara online terpadu.

“Diharapkan cara tersebut akan mampu mendorong pertumbuhan perekonomian ekonomi Indonesia semakin meningkat,” pungkasnya.

Baca Juga
Lihat juga...