Delegasi Jerman Sebut Teknologi Indarung VI Sangat Canggih

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

263

PADANG — Direktur Operasional PT Semen Padang, Firdaus mengatakan, pihaknya memiliki kedekatan dalam hal kerja sama di bidang industri dengan Jerman. Salah satunya dengan penggunaan teknologi dalam pembangunan pabrik Indarung VI.

“Selain itu, kita juga banyak menggunakan hasil pabrikan-pabrikan Jerman dalam pembangunan pabrik atau workshop,” katanya saat menerima kunjungan Delegasi Jerman di Wisma Indarung, Rabu (8/8/2018).

Disebutkan, pabrik Indarung VI yang dibangun dengan biaya Rp4 triliun memiliki teknologi canggih dan ramah lingkungan. Sebut saja dedusting system (penangkap debu) yang menggunakan bag filter.

“Emisinya dapat dikendalikan, ditekan hingga maksimum 30mg/Nm3. Sementara pabrik eksisting lainnya masih memakai electrostatic precipitator (ESP),” tambahnya.

Selain itu, peralatan juga dilengkapi dengan sistem keamanan. Pabrik Indarung VI juga dilengkapi dengan Water Treatment Plant dengan proses canggih. Dengan berbagai keunggulan, pabrik yang memiliki kapasitas produksi 2,4 juta ton klinker (setara dengan 3 juta ton semen), diharapkan mampu memberikan kontribusi yang tinggi bagi perusahaan di masa yang datang.

Sementara itu, rombongan dari Jerman tersebut dipimpin oleh Walikota Hildesheim, Ingo Meyer dan Wakil Walikota Beate, Maria Konig bersama 13 orang lainnya. Dalam kunjungan salah satunya membahas tentang teknologi yang digunakan oleh PT. Semen Padang.

Dalam kunjungan pertamanya, Walikota Hildesheim Ingo Meyer mengaku terkesima.

“Ini kunjungan pertama saya, dan saya sangat terkesan dengan kunjungan ini. Teknologi yang dipakai pabrik semen pertama di Asia Tenggara ini juga sangat canggih,” katanya saat melakukan kunjungan lapangan ke Indarung VI.

Saat ditanya soal kerja sama dengan negaranya dalam bidang industri, ia mengatakan, hal itu diserahkan kepada pihak terkait yang mengurusi masalah itu.

“Bisa jadi akan terjadi kerja sama dalam bidang industri atau lainnya, namun saya menyerahkan kepada pihak terkait yang mengurusi masalah itu,” jelasnya.

Selain itu dalam kunjungannya ke Kota Padang, delegasi Jerman menghadiri beberapa kegiatan, di antaranya menghadiri pelaksanaan Dragon Boat Exhibition, PIOMFest, Seminar IV IIOLGF, Padang Night Carnival (Pawai Telong-Telong) dan Symposium di Universitas Bung Hatta (UBH).

Baca Juga
Lihat juga...