Djanur, Pembawa Pertama Obor Asian Games 2018 di Bandung

Editor: Mahadeva WS

631
Djadjang Nurdjaman - Foto: persib.co.id

BANDUNG – Api Obor Asian Games 2018 masih berkeliling Nusantara dan telah sampai di Palembang, Sumatera Selatan. Kota Bandung akan menjadi salah satu daerah yang disinggahi, tengah serius mempersiapkan diri menyambut kedatangannya.

Termasuk menyiapkan siapa yang berhak membawanya pertama kali. Untuk yang terakhir ini sudah resmi terjawab, legenda hidup Persib Bandung, Djadjang Nurdjaman atau biasa disapa Djanur, telah didapuk sebagai pembawa obor pertama di Bandung pada 11 Agustus mendatang.

Kepastian ini diungkap Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bandung, Doddy Ridwansyah. Doddy mengungkapkan, rencananya, Obor akan dikirab dari pintu keluar Tol Pasteur hingga ke Gedung Sate, menempuh jarak 10 kilometer. “Kang Djanur akan jadi pelari pertama yang membawa obor sejauh 500 meter,” ungkapnya.

Setelah Djanur, obor akan dibawa secara bergantian oleh pelari lain, yang jumlahnya mencapai 20 orang, hingga finish di ikon Jawa Barat, Gedung Sate. “Semuanya ada 20 pelari yang akan membawa obor sampai ke Gedung Sate,” terangnya.

Rencananya, setelah start dari pintu keluar Tol Pasteur, kirab akan mengambil rute naik ke Jalan Layang Pasupati dan turun ke Jalan Tamansari. Obor kemudian menyusuri Jalan Cikapayang, ke Jalan Surapati, dan berbelok ke Monumen Perjuangan Jawa Barat. Rute perjalanan obor akan melewati Gedung Telkom, masuk ke Jalan Diponegoro, ke Gedung Sate kemudian balik kanan menuju masjid Al-Amanah. “Dari sama masuk ke Jalan Cilamaya, Cimandiri, Cilaki dan berakhir di Gedung Sate,” jelasnya.

Setibanya di Gedung Sate, Obor Asian Games akan diterima Wakil Wali Kota Bandung, Oded M Daniel. “Pak Wali Kota rencananya akan berarpartisipasi dalam kirab dari Pasteur sehingga yang menerima di Gedung Sate pak Wakil,” terangnya.

Direncanakan, Selasa (7/8/2018) akan dilakukan finalisasi dan pematangan aturan teknis kirab obor di Bandung. “Kepastian pukul berapa berangkatnya (obor) dari Purwakarta baru akan diketahui pada rapat finalisasi besok, supaya bisa diestimasikan waktu sampai ke Pasteur pukul berapa,” pungkasnya.

Baca Juga
Lihat juga...