Festival Sail Moyo Tambora 2018 Diharap Pulihkan Kondisi NTB

Editor: Koko Triarko

1.687
Kepala Dinas Pariwisata NTB, Lalu Mohammad Faozal/Foto: Turmuzi
MATARAM – Pelaksanaan iven ‘Sail Moyo Tambora 2018’, diharapkan bisa memulihkan dan membangkitkan kembali pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Barat, pascadiguncang bencana gempa, yang membuat sebagian kawasan wisata Pulau Lombok, sepi ditinggal wisatawan.
“Bencana gempa, kita tahu telah membuat sebagian objek wisata seperti tiga Gili di Lombok Utara dan Senggigi, sepi. Iven festival Sail Moyo diharapkan bisa menjadi pemulihan pariwisata, dan NTB bangkit kembali”, kata Kepala Dinas Pariwisata NTB, Lalu. Mohammad Faozal, Rabu (29/8/2018).
Berbagai kegiatan akan dilaksanakan untuk memeriahkan pelaksanaan Sail Moyo Tambora, termasuk menampilkan berbagai kesenian dan budaya masyarakat Sumbawa untuk menarik minta wisatawan.
Beberapa kegiatan itu antara lain, Maritim Expo, Culture Performance Moyo Tambora, Festival Budaya, International Tenun Festival, Barapan Kebo, International Surfing, Dialog Budaya Maritim, Parade 1000 Perahu Tradisional, Moyo Tambora Fun Run, Investment Forum, serta Bersih Pantai.
Festival Sail Moyo Tambora Sumbawa juga akan menjadi ajang dan upaya menggalang empati terhadap masyarakat korban gempa Lombok, dengan menggelar panggung amal, kegiatan bakti dan kegiatan kemanusiaan lain.
“Selain sebagai upaya pemulihan kembali pariwisata, Sail Moyo Tambora menjadi ajang menggalang aksi kemanusiaan bagi korban gempa”, terangnya.
Faozal pun menepis anggapan sebagian orang, yang mengatakan jika kegiatan festival Sail Moyo Tambora tidak berempati kepada masyarakat korban gempa.
Diakuinya, bencana gempa Lombok membuat sebagian wisatawan meninggalkan NTB, karena takut, tapi kondisi tersebut sekarang sudah kembali membaik, wisatawan sudah mulai berdatangan kembali ke NTB.
Sekjen Direktorat Hubungan Laut, Kemenhub RI, Arif Toha Tjahjagama, berharap, pelaksanaan iven festival Sail Moyo Tambora, selain sebagai ajang membangkitkan kembali pariwisata NTB pascagempa, juga diharapkan bisa semakin menggaungkan sektor pariwisata Pulau Sumbawa.
“Pariwisata Pulau Sumbawa memiliki potensi luar biasa, baik dari sisi destinasi wisata maupun potensi ekonomi yang bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat”, katanya.
Sail Moyo Tambora 2018 akan berlangsung pada 9 September hingga 22 September 2018, dan mempunyai tujuan untuk mendatangkan wisatawan untuk berkunjung ke Pulau Sumbawa.
Baca Juga
Lihat juga...