Festival Teater Anak Harus Berjalan Terus

418
Acep S. Martin, Ketua Pelaksana Festival Teater Anak 2018 (Foto Akhmad Sekhu)

JAKARTA – Teater termasuk kesenian yang masih jarang dilirik masyarakat. Peminatnya hanya seputar orang-orang idealis, yang memang benar-benar mencintai dunia teater dengan sepenuh hati. Salah satunya adalah, Acep S. Martin, Ketua Pelaksana Festival Teater Anak 2018, yang juga Ketua Umum Lembaga Teater Jakarta (LTJ).

Festival teater, termasuk Festival Teater Anak, sangat jarang dilirik masyarakat. Berangkat dari keprihatinan terhadap regenerasi teater anak, Acep berkomitmen untuk bersemangat menjalankan Festival Teater Anak. “Penyelenggaraan Festival Teater Anak berawal dari keprihatinan kita terhadap regenerasi teater anak,” kata Acep S. Martin, Jumat (31/8/2018).

Festival Teater Anak jarang diselenggarakan, jika dibanding dengan penyelenggaraan festival teater pada umumnya. Penyelenggaraan festival teater anak, lebih pada upaya membangun kesenangan berkreasi di atas panggung, serta memberikan kesempatan untuk berakting dan merasakan panggung.

Festival Teater Anak 2018 merupakan penyelenggaraan yang ke-15. Pada awalnya di selenggarakan setiap dua tahun sekali. Mulai tujuh tahun terakhir, penyelenggaraanya menjadi dipercepat setahun sekali. Dan meski sudah berlangsung ke 15 kali, penyelenggaraan festival teater anak tidak mendapatkan dukungan pendanaan dari pemerintah. “Festival ini tanpa dana pemerintah dan tanpa dana sponsor, tapi kita tetap semangat dan komitmen agar Festival Teater Anak tetap berjalan terus,” tandasnya.

Setelah terbentuknya Lembaga Teater Jakarta, Acep merasa ada keharusan untuk tetap menyelenggarakan Festival Teater Anak setiap tahunnya. Festival Teater Anak 2018 diikuti 12 grup teater anak, baik dari sekolah maupun umum. Dewan juri festival tersebut tiga orang, Diding Boneng, Areng Widodo dan Agus PM Toh.

Baca Juga
Lihat juga...