Gatot Nurmantyo: Pancasila Kunci Terwujudnya Kesejahteraan

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

904

MALANG — Indonesia sebagai negara dengan jumlah penduduk terbanyak ke empat di dunia, memiliki peluang yang luar biasa untuk bisa mengalami bonus demografi yang diprediksi akan terjadi pada tahun 2020.

Disampaikan mantan Panglima TNI, Jendral (Purn) Gatot Nurmantyo, jika bonus demografi tersebut benar-benar dapat dipacu, maka akan menjadi sebuah kekuatan yang sangat luar biasa untuk kecepatan pembangunan.

“Dalam kondisi seperti ini kita hanya punya dua pilihan yakni menang atau hancur. Semua tergantung pada generasi mudanya, karena merekalah yang nantinya akan menikmati,” ucapnya saat memberikan kuliah tamu pada forum Muktamar Ikatan Mahasiswa Muhammadyah (IMM) di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Jumat (3/8/2018).

Menurutnya, selama ini Indonesia dinilai masih belum sejahtera, karena Pancasila sebagai kunci kesejahteraan belum dijadikan sebagai pandangan hidup bangsa dan belum diimplementasikan secara benar. Salah satu contoh, penerapan hukum yang hanya tajam ke bawah tapi tumpul ke atas, sehingga rasa keadilan masih belum seperti yang diharapkan.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat khususnya generasi muda agar kembali menjadikan Pancasila sebagai ideologi negara.

“Mari kita sama-sama meluruskan shaf, merapatkan barisan untuk menjaga Indonesia demi mewujudkan negara kesatuan Indonesia yang kuat dan maju, serta kembali kepada Pancasila,” terangnya.

Menurutnya, Indonesia akan kembali pada Pancasila, jika mampu mengelola sumberdaya manusia yang unggul dan mengelola sumberdaya alam dengan bijak serta profesional.

“Mengelola sumberdaya alam dengan bijak dalam artian tidak hanya dapat dirasakan oleh segelintir orang atau kelompok saja, tapi juga bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat Indonesia,” ujarnya.

Kemudian memperbanyak lapangan kerja untuk rakyat Indonesia, bukan untuk tenaga kerja asing. Serta mempercepat pembangunan tanpa melupakan kearifan lokal.

“Untuk itu generasi muda, utamanya mahasiswa harus dapat menjadi yang terdepan dalam menjaga keluhuran Pancasila. Sesuai dengan tema besar muktamar IMM yakni Meneguhkan Pancasila sebagai Sukma Bangsa untuk Indonesia Sejahtera,” ucapnya.

Ketika nilai-nilai Pancasila telah diterapkan dalam kehidupan masyarakat, maka di situlah Indonesia akan sejahtera dan bonus demografi akan tercapai, pungkasnya.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.