Gianyar Targetkan 109.861 Anak Terimunisasi MR

Editor: Satmoko Budi Santoso

1.303

GIANYAR – Dinas Kesehatan Kabupaten Gianyar menargetkan, sebanyak 109.861 anak dalam pemberian imunisasi massal dan Introduksi Imunisasi Measles serta Rubella (MR) di Kabupaten Gianyar.

Dengan jumlah tersebut, imunisasi ini akan dilaksanakan selama dua tahap, tahap pertama pada bulan Agustus di seluruh sekolah PAUD, TK, SD/MI sederajat, SDLB Dan SMP. Sementara untuk tahap kedua akan dilaksanakan di posyandu, poskesdes, pustu, puskesmas dan pos imunisasi lainnya.

“Untuk tahap pertama ini pencanangan kampanye imunisasi massal dan Introduksi Imunisasi Measles dan Rubella (MR) di Kabupaten Gianyar dipusatkan di TK Bhayangkari,” ucap Kadis Kesehatan Kabupaten Gianyar, I Gusti Agung Cahyani Widyawati, Rabu (1/8/2018).

Cahyani menambahkan, dalam hal ini Indonesia khususnya Gianyar, juga telah berkomitmen untuk mencapai eliminasi penyakit campak dan pengendalian penyakit Rubella atau kecacatan yang disebabkan oleh infeksi rubella saat kehamilan pada tahun 2020.

Salah satu upaya yang perlu dilakukan untuk mempercepat pencapaian tujuan tersebut adalah dengan melaksanakan imunisasi massal dan introduksi imunisasi Measles serta Rubella (MR) dengan sasaran usia anak 9 bulan sampai dengan 15 tahun.

Menurut dr. Cahyani, imunisasi ini diberikan tanpa mempertimbangkan status imunisasi sebelumnya. Imunisasi ini bersifat wajib dan tidak memerlukan izin tertulis atau individual informed concent.

Supaya eliminasi campak dan pengendalian rubella ini dapat terwujud pada tahun 2020, menurut dr. Cahyani, kampanye imunisasi MR ini harus mencapai cakupan minimal 95 Persen.

“Imunisasi massal bertujuan untuk memperkuat daya tahan anak-anak terhadap dua penyakit yang mematikan tersebut. Untuk itu saya harap anak-anak usia 9 bulan sampai kurang dari 15 tahun wajib mendapatkan imunisasi MR sesuai waktu yang telah ditentukan,” tegas Cahyani.

Ditambahkan, untuk selanjutnya, imunisasi MR ini akan menjadi bagian dari imunisasi rutin bagi anak berusia 9 bulan, 18 bulan dan murid kelas 1 SD yang akan dimulai pada bulan Oktober 2018.

Berdasarkan data jumlah pos pelayanan imunisasi MR di kabupaten Gianyar untuk sekolah terdiri dari PAUD dan TK berjumlah 277 buah, SD sebanyak 295 buah, dan SMP sebanyak 44 buah. Sedangkan untuk posyandu berjumlah 571 buah, pustu 63 buah, poskesdes 5 buah dan rumah sakit umum pemerintah sebanyak 1 buah.

Sedangkan berdasarkan arahan dari Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan RI pada Pencanangan Kampanye Imunisasi Measles-Rubella (MR) fase 2 di luar Pulau Jawa dikatakan, kampanye imunisasi MR di Indonesia sudah diawali di Pulau Jawa pada bulan Agustus-September 2017 lalu dan untuk luar Pulau Jawa dimulai pada bulan Agustus-September 2018.

“Negara telah memberikan perlindungan untuk satu jenis penyakit lagi yaitu rubella. Rubella adalah penyakit yang masih endemis di negara kita dan sangat berbahaya karena dapat menyebabkan kecacatan pada kelahiran anak secara permanen ketika ibu yang terinfeksi dalam keadaan hamil. Dan lebih berbahaya lagi, karena penyakit rubella ini secara umum mempunyai gejala yang ringan. Seringkali ibu yang terinfeksi tidak menyadari,” pungkas Cahyani.

Baca Juga
Lihat juga...