Gubernur Sumbar Apresiasi LKKS-Posdaya Majukan Warga

Editor: Koko Triarko

1.958
PADANG – Gubernur Sumatra Barat, Irwan Prayitno, mengapresiasi langkah yang dilakukan Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) dalam membentuk kemandirian bagi masyarakat kurang mampu, dan menumbuhkan jiwa berwirausaha.
“Ini salah satu terobosan yang bagus. Selain memberikan bantuan yang juga disalurkan. Namun, dengan memotivasi masyarakat kurang mampu dengan melatih dan memotivasinya untuk menciptakan sebuah produk yang dapat dijual di pasaran, akan meningkatkan taraf kehidupannya, terutama perekonomian,” katanya, Senin (27/8/2018).
Ia menambahkan, dengan adanya sosial enterpreneurship yang dilakukan LKKS dan lembaga Organisasi Sosial (ORSOS) lainnya di Sumatra Barat, sangat mengerti akan permasalahan sosial, dan dengan kemampuannya membawa perubahan, terutama bidang kesejahteraan masyarakat sangat membantu pemerintah.
“Adanya LKKS dan ORSOS sangat membantu sekali pemerintah. Karena, untuk mensejahterakan masyarakat ini menjadi peran seluruh stakeholders terkait. Tidak bisa jalan sendiri-sendiri, mesti berkoordinasi, seperti adanya Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya),” ujarnya.
Apalagi, sambungnya, saat ini memasuki zaman serba teknologi. Di belahan dunia sudah ada robot yang diciptakan untuk menggantikan peranan manusia untuk bekerja. Sehingga, membuat manusia kehilangan pekerjaan dan menjadi pengangguran. Namun, satu hal yang tidak tergantikan oleh robot adalah seorang wirausaha.
“Robot tidak bisa menjadi wirausahawan, sebab seorang wirausaha memiliki jiwa  semangat dan kreatif. Demikian pula halnya dengan pelayanan sosial yang dilakukan ORSOS, yang membutuhkan biaya besar. Maka, diperlukan sosial enterpreneur yang merupakan bisnis dengan tujuan utama sosial, keuntungan yang diperoleh diinvestasikan kembali kepada masyarakat,” jelasnya.
Karena itu, Gubernur berharap, ke depan dengan aksi kewirausahaan yang ditanamkan LKKS dan ORSOS, dapat membantu penguatan gerakan kesejahteraan sosial di Sumbar.
Sementara itu, Ketua Umum LKKS Provinsi Sumatra Barat, Nevi Zuairina, menyatakan, bahwa upaya LKKS dalam mensejahterakan masyarakat di Sumatra Barat telah dilakukan dengan beberapa program, di antaranya pembentukan Posdaya sebagai wadah koordinasi kegiatan pemberdayaan keluarga secara terpadu.
Tidak hanya secara terpadu, tapi juga secara berkelanjutan dalam berbagai bidang, terutama pada bidang agama, pendidikan, kesehatan, ekonomi/wirausaha dan lingkungan hidup.
“Dengan pemberdayaan yang dilakukan, maka keluarga yang berada di jorong, desa atau nagari di Sumatra Barat, dapat tumbuh secara harmonis dan mandiri. Apalagi, LKKS turut didukung oleh Yayasan Damandiri dan berbagai pihak seperti juga Baznas,” sebutnya.
Ia menyebutkan, hal Ini menjadi bentuk kepedulian dari LKKS untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, contohnya dengan penyaluran bantuan modal usaha serta memberikan pelatihan wirausaha, sehingga mereka dapat mandiri.
“Adanya kemandirian dalam wirausaha, sehingga mereka dapat mengembangkan usahanya dengan berbagai kreativitas. Sehingga, mereka dapat menyekolahkan anaknya, mampu membangun rumah yang layak huni, dan juga membantu masyarakat miskin lainnya,” jelasnya.
Untuk diketahui, sebelumnya Ketua Umum Dewan Nasional Indonesia untuk Kesejahteraan Sosial (DNIKS), Haryono Suyono, juga pernah menyebutkan, bahwa untuk meningkatkan taraf kesejahteraan masyarakat, terutama yang kurang mampu, adalah tanggung jawab bersama, baik itu pemerintah maupun organisasi sosial.
Baca Juga
Lihat juga...