Hadiah Peserta OK OCE, Sekda DKI Tunggu Laporan

Editor: Koko Triarko

1.619
Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Saefullah. –Foto: Lina Fitria
JAKARTA – Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Provinsi DKI, Saefullah, mengatakan, hadiah umroh atau keluar negeri bagi pendaftar OK OCE ke-40.000 belum dianggarkan dalam APBD-Perubahan 2018, oleh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait.
“Umroh belum dibahas,” kata Saefullah, di DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (29/8/2018).
Menurut Sekda, dirinya belum mengetahui perkembangan hadiah itu. Dia hingga kini masih menunggu laporan dari SKPD terkait. “Yang baru dibahas itu (anggaran) pengurus masjid, OK OCE, belum,” ucap Saefullah.
Sementara itu, Ketua Perkumpulan Gerakan OK OCE, Faransyah Jaya, menjelaskan terkait kelanjutan janji Sandiaga Salahuddin Uno yang akan memberikan ‘hadiah’ kepada salah seorang yang bergabung dengan OK OCE.
Namun, dia tak menduga Sandiaga mundur dari jabatannya sebagai Wakil Gubernur DKI, untuk mendaftarkan diri sebagai calon wakil presiden (cawapres).
“Konsep besarnya kan dana pribadinya wWgub, Bang Sandi. Jadi, yang saya sampaikan ini informasinya yang saya tahu,” kata dia, kepada wartawan.
Namun, terkait nama yang akan diberi hadiah, Faransyah mengatakan sudah ada, namun belum dikonfirmasi. Terkait umrah, dia mengatakan tidak mungkin dilakukan saat ini, karena bertepatan dengan momen ibadah haji.
“Karena umroh baru setelah musim haji. Jadi, kita memang belum umumkan. Karena saya enggak ada pikiran kalau Bang Sandi mau jadi cawapres waktu itu,” ujar dia.
Faransyah menyebut, lima orang akan diberangkatkan lewat paket perjalanan. “Kalau travel itu yang ditanggung hotel, tiket, sama konsumsi, standar travel. Di sana rencananya akan kunjungi tempat-tempat UKM juga, kecuali yang umrah, ya ibadah,” lanjutnya.
Faransyah menyampaikan, belum menghitung rinci terkait biaya hadiah tersebut. Namun dia menyebutkan, soal harga travel memakai biaya perjalan standar, sekitar 19-20 jutaan sesuai dalam Peraturan Menteri Agama (PMA) No. 8 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Perjalanan Ibadah Umrah. Biaya standar umrah dipatok sekitar Rp20 juta.
Sedangkan untuk hadiah paket perjalanan ke Bali dan Bangkok, Faransyah belum menghitung rinci. Namun dia mengatakan, harga standar paket perjalanan di pasaran.
Berdasarkan penelusuran, menurut dia, harga paket perjalanan tiga hari dua malam ke Bali berkisar di angka Rp2,7 juta. Perjalanan sudah termasuk tiket pesawat pulang-pergi dari Jakarta dan akomodasi hotel bintang tiga.
Sementara untuk perjalanan ke Bangkok, berkisar di angka Rp3 juta. Sudah termasuk pesawat dari Jakarta dan akomodasi hotel. Bila ditaksir, beban APBD sekitar Rp31,4 juta untuk hadiah lima peserta OK OCE yang semula dijanjikan dari kantong Sandiaga.
“Tahun ini diberangkatkan, yang umrah menunggu habis musim haji. Tapi ternyata kejadian semua mendadak, kita belum menyiapkan. Nanti pemenang kita hubungi, cek datanya, baru berikan ke Pemprov lewat biro perekonomian,” pungkasnya.
Terkait apakah Sandiaga akan tetap membiayai hadiah tersebut atau tidak, Faransyah mengaku belum berkomunikasi lebih lanjut dengan Sandiaga. Tetapi, dia mengaku sudah berbicara dengan Biro Perekonomian DKI. Faransyah berasumsi, kemungkinan pembiayaan hadiah akan ditanggung oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
“Ini programnya Pemprov, dan karena belum diumumkan resmi, belum juga dikeluarkan biaya-biaya. Jadi, saya mengasumsikan, ya ini akan Pemprov yang biayai. Saya memang sudah ada komunikasi dengan Biro Perekonomian,” tutupnya.
Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.