Harga Daging Ayam Beku di Ambon Masih Tinggi

124
Ilustrasi -Dok: CDN
AMBON  – Harga daging ayam beku yang selama ini didatangkan dari Surabaya mulai bergerak naik cukup tajam hingga mencapai Rp43.000/Kg.
Hasil pantauan di pasar ikan Mardika maupun di pasar Batu merah, para pedagang mematok harga daging ayam beku (jenis ayam broiler) saat ini mencapai Rp43.000/Kg atau naik dari sebelumnya, Rp38.000.
“Harga daging ayam beku lagi naik di setra produksi sekarang ini, jadi untuk tidak merugi kita juga harus pandai dalam mematok harga jual kepada para pembeli di Ambon,” kata Rustam, pedagang ayam beku di pasar Mardika, Minggu (5/8/2018).
Walaupun harga ayam beku terkesan naik cukup tajam, lanjutnya, tetapi animo para pembeli tetap cukup banyak, sedangkan stok juga cukup banyak untuk mengisi permintaan warga Kota Ambon.
Ia menjelaskan, memang para pembeli yang kebanyakan para ibu rumah tangga yang sekali membeli hanya satu hingga dua kilogram untuk keperluan masak di rumah, tidak mempengaruhi stok yang ada, tetapi kalau para pengusaha restoran dan perhotelan yang datang membeli, cukup mempengaruhi stok.
“Yang jelas, bos kami selalu memasok dari Surabaya dalam jumlah yang banyak, jadi permintaan daging ayam beku di Ambon tetap terlayani, sebab bukan kami saja, ada juga beberapa pengusaha ayam beku di kota Ambon,” ujar dia.
Hasil pantauan di pasar ikan Arumbay, ternyata naiknya harga daging ayam beku tidak mempengaruhi harga ikan segar, bahkan harga ikan segar turun tajam, terutama ikan sembung jenis momar dan kawalinya.
“Sekarang ini lagi musim panen ikan momar dan kawalinya maupun ikan karang lainnya, karena itu harga ikan sekarang ini cukup murah,” kata Gaspar, pedagang ikan di lokasi pasar Arumbay.
Para warga yang datang berbelanja ikan segar tinggal memilih, lanjutnya, mau membeli ikan. Ikan momar harganya Rp10.000/tumpuk (13 hingga 15 ekor ikan), jumlah ikannya bertambah lebih banyak dibanding dengan kondisi penjualan beberapa hari sebelumnya, yang hanya tujuh ekor ukuran ikan yang sama.
Begitu juga dengan ikan kawalinya, yang biasanya dijual Rp20.000/tumpuk (enam hingga tujuh ekor ikan), sekarang Rp20.000/10 hingga 12 ekor ikan ukuran yang sama, bahkan ada yang berani menambah jumlah ikan hingga 15 ekor.
“Jadi terserah, mau membeli ikan jenis apa? Momar atau kawalinya tinggal memilih,” katanya.
Informasi dari para nelayan, sekarang ini lagi musim panen ikan momar dan kawalinya di semua tempat di perairan Pulau Ambon, jadi ini juga kesempatan bagi para nelayan untuk meraup rejeki.
Marry, warga Kudamati, Kecamatan Nusaniwe, pembeli yang ditemui seusai membeli ikan kawalinya, mengatakan, ini kesempatan untuk membeli yang berlebihan, berhubung harga cukup murah dan tinggal memilih.
“Sudah beberapa hari belakangan ini harga ikan momar dan kawalinya turun tajam, namun tidak mempengaruhi harga ikan cakalang yang dianggap masih mahal,” ujarnya.
Karena itu, lanjutnya, ia membeli ikan momar dan kawalinya dulu, untuk sementara istirahat dulu makan ikan cakalang. “Sebab, harga tetap mahal,” ujarnya.
Harga ikan cakalang segar saat ini di pasar Mardika berkisar antara Rp35.000 hingga Rp60.000/ekor tergantung ukuran, ikan karang jenis bubara Rp40.000 hingga Rp55.000/ekor tergantung ukuran.
Hasil pantauan di lokasi penjualan telur ayam ras, turunnya harga ikan tidak mempengaruhi harga telur ayam, bahkan sudah mulai bergerak naik, rata-rata Rp1.800/butir. Padahal, dua hari yang lalu masih dijual dengan harga Rp1.700/butir, daging sapi segar Rp100.000/Kg, daging ayam broiler segar hasil peternak lokal Rp50.000 hingga Rp55.000/ekor tergantung ukuran, dan daging ayam kampung Rp85.000 hingga Rp90.000/ekor tergantung ukuran. (Ant)
Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.