Indonesia-Rusia Butuh Penerbangan Langsung

371
Ilustrasi bendera Rusia - Dokumentasi CDN

LONDON – Rute penerbangan langsung dari Indonesia ke Rusia, dibutuhkan untuk meningkatkan kerjasama kedua negara. Hal tersebut terungkap dari program Festival Indonesia di Moskow.

Direktur PT Sumatera Siberia Kompaniya Fauzi Nasution di kutip Sekretaris Pertama Fungsi Pensosbud KBRI Moskow Enjay Diana menyebut, penerbangan langsung tidak hanya akan meningkatkan arus penumpang, termasuk wisatawan Rusia ke Indonesia. Tetapi juga arus barang atau kargo, termasuk ekspor buah-buahan dari Indonesia ke Rusia.

“Tidak adanya penerbangan langsung ini dapat mengganggu harga dan kualitas buah-buahan. Diharapkan penerbangan langsung Indonesia ke Rusia dapat segera terealisasi,” ujar Fauzi, Senin (13/8/2018).

Fauzi berhasil membuat kesepakatan dengan Direktur Prodigy Land Co, Ltd dari Moskow Andei Zakharov pada Festival Indonesia tersebut. Kedua pihak menandatangani memorandum mengenai pengiriman buah-buahan dari Indonesia ke Rusia. Potensi nilai transaksi dari kerja sama tersebut 50.000 dolar AS untuk pengiriman setiap dua minggu sekali. Jika dikalulasi, nilai transaksi pertahun dari pengiriman buah tersebut bisa mencapai 1.200.000 dolar AS.

Festival Indonesia dilaksanakan di Taman Krasnaya Presnya di pusat kota Moskow. Selama tiga hari penyelenggaraan, jumlah pengunjung yang datang lebih dari 135 ribu orang yang merupakan warga Moskow dan sekitarnya. “Kegiatan tersebut menjadi ajang promosi seni, budaya, sekaligus sarana pengusaha Indonesia untuk menjalin kerja sama dengan pebisnis di Rusia,” kata Dubes M Wahid Supriyadi.

Menurut Dubes Wahid, banyak pelaku bisnis dari Indonesia, termasuk kalangan usaha kecil menengah yang menjadi peserta festival, melihat secara langsung peluang dan potensi dari Rusia. Festival Indonesia juga bertujuan membantu UKM dari berbagai wilayah di Indonesia, mempromosikan produk sesuai dengan tema yaitu Visit Wonderful Indonesia: Explore our Regions.

Selama festival, berbagai macam produk Indonesia dipamerkan. Mulai dari aksesoris, suvenir, pakaian, kopi, sambal, blackgarlic, minyak sawit, hingga kuliner, seperti bakso, sate, nasi goreng dan martabak. Dan pada umumnya, produk-produk tersebut diminati warga Rusia. (Ant)

Baca Juga
Lihat juga...