Jasa Raharja Jamin Santunan Korban Pesawat ‘Phylatus Porter’

269
Jasa Raharja, ilustrasi -Dok: CDN
JAKARTA – PT Jasa Raharja (Persero), menjamin santunan bagi para korban kecelakaan pesawat perintis Dimonim Air di Papua, yang terjadi pada Sabtu (11/8).
Direktur Utama Jasa Raharja, Budi Rahardjo, mengatakan, perseoran menjamin hak santunan kepada para korban sesuai Undang-Undang Nomor 33 dan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 15 tahun 2017 tentang Besar Santunan dan Iuran Wajib Dana Pertanggungan Kecelakaan Penumpang.
“Jasa Raharja memberi hak santunan sebesar Rp50 juta kepada ahli waris korban meninggal dunia, dan menerbitkan surat jaminan biaya perawatan kepada rumah sakit di mana korban dirawat, dengan biaya perawatan maksimum Rp25 juta bila terdapat korban luka-luka,” kata Budi, dalam keterangan tertulis, Minggu (12/8/2018).
Kecelakaan pesawat perintis Dimonim Air ’Phylatus Porter’ milik PT Marta Buana Abadi dengan keberangkatan dari Tanah Merah menuju Oksibil, Papua, diperkirakan menyebabkan korban sembilan orang, yang terdiri atas tujuh penumpang, pilot, dan kopilot.
Menindaklanjuti kejadian itu, Jasa Raharja yang telah menerima laporan, langsung berkoordinasi dengan Basarnas, Polda Papua, dan Polres Oksibil untuk mendata para korban, dan mendatangi ahli waris korban untuk dilakukan pendataan.
Pesawat tipe PAC750XL Dimonim Air yang terbang dari Bandar Udara Tanah Merah di Kabupaten Boven Digoel, Papua, menuju Oksibil di Pegunungan Bintang dilaporkan hilang kontak pada Sabtu (11/8) sekitar pukul 14.00 WIT.
Komunikasi terakhir terjadi pada pukul 14.17 WIT, dengan pesawat PK-HVQ melaporkan posisi overhead pada ketinggian 7.000 kaki.
Kondisi cuaca diinformasikan angin 110 derajat sembilan knots, tingkat penglihatan satu sampai dua kilometer ke arah Iwur, area right base , area left base tertutup awan, cloud base 4.700, kaki. (Ant)
Baca Juga
Lihat juga...