Jelang HUT Kemerdekaan, Raden Saleh Tetap Memukau Publik

Editor: Satmoko Budi Santoso

150

JAKARTA – Pameran Seni Koleksi Istana Kepresidenan Republik Indonesia tahun ini kembali digelar di Galeri Nasional Indonesia yang berlangsung 2-31 Agustus 2018. Sebuah pameran yang digelar untuk ketiga kali dalam rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-73.

Dengan mengusung tema ‘Indonesia Semangat Dunia’, pameran ini memperlihatkan bahwa Indonesia menjadi bagian warga dunia yang mengadakan hubungan diplomatik dengan berbagai negara di seluruh dunia.

“Pameran ini bagus sekali karena bisa melihat koleksi lukisan maupun patung istana apalagi bagi kita orang awam yang tentu tidak pernah ke istana,“ kata Nissa, salah seorang pengunjung Pameran Seni Koleksi Istana Kepresidenan Republik Indonesia, kepada Cendana News, di Galeri Nasional Indonesia, Jl. Medan Merdeka Timur No. 14. Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (7/8/2018).

Suasana Pameran Seni Koleksi Istana Kepresidenan Republik Indonesia (Foto Akhmad Sekhu)

Nissa membeberkan dengan digelarnya pameran ini bisa menambah pengetahuan dirinya tentang berbagai karya seni, baik lukisan, patung dan kriya. Apalagi yang dipamerkan koleksi istana yang tentu tak sembarang karya dengan beragam tema.

“Tiap seniman punya ciri khas masing-masing yang saya lihat dengan berbagai tema lukisannya, ada pelukis yang mengangkat tema pemandangan, tema perjuangan kemerdekaan, tema potret pahlawan, dan lain-lain,“ beber Alumni Jurusan Psikologi Universitas Negeri Jakarta (UNJ) ini.

Menurut Nissa, tahun lalu juga digelar Pameran Seni Koleksi Istana Kepresidenan Republik Indonesia, tapi pameran pada tahun ini tampaknya lebih sedikit karyanya.

“Kayaknya kurator pameran tahun ini lebih selektif lagi untuk menunjukkan koleksi istana memang benar-benar karya yang istimewa,“ ungkapnya.

Dari kesemua lukisan yang dipamerkan, Nissa mengaku paling berkesan pada lukisan karya Raden Saleh.

“Dari kejauhan saya sudah langsung tahu kalau itu lukisan karya Raden Saleh dan setelah mendekat memang benar karyanya karena punya ciri khas dibanding para pelukis lainnya,“ paparnya.

Nissa mengaku, jarang melihat pameran lukisan, tapi begitu ada kesempatan selalu meluangkan waktu untuk melihat pameran seni koleksi istana ini.

“Karena kalau kita melihat pameran lukisan, kita mendapatkan sesuatu yang bisa memberi kita pandangan dan pengetahuan tentang cara pelukis merenungkan kehidupan,“ ujarnya.

Harapan Nissa terhadap pameran ini bisa menjadi alternatif hiburan yang edukatif.

“Tempatnya strategis dan juga gratis, jadi sayang sekali kalau kita tidak melihat pameran ini, daripada ke mall ya memang lebih baik ke melihat pameran ini,“ tegasnya.

Nissa menyampaikan karya lukisan menunjukkan kepribadian pelukisnya.

“Kita bisa melihat dari pemilihan obyek lukisannya, warna dan guratan garisnya menyiratkan gaya dan suasana batin pelukisnya,“ pungkasnya.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.