Jelang Penutupan Asian Games, Dishub DKI Siapkan 40 Kantong Parkir

Editor: Koko Triarko

1.292
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Andri Yansyah –Foto: Lina Fitria
JAKARTA – Jelang penutupan Asian Games pada Minggu (2/9/2018), Dinas Perhubungan DKI Jakarta telah menyiapkan sedikitnya 40 kantong parkir untuk digunakan selama upacara penutupan. Kantong parkir ini terdiri dari gedung pemerintahan, lapangan, dan gedung milik swasta.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Andri Yansyah, mengatakan, tarif yang diberlakukan, yakni flat untuk sekali parkir di 40 tempat tersebut.
“Dengan menunjukkan bukti karcis pertandingan Asian Games 2018 kepada petugas saat membayar di pos parkir,” kata Andri, dalam keterangan tertulis, di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Jumat (31/8/2018).
Dia mengungkapkan, pihaknya akan memasang spanduk-spanduk, guna mempermudahkan masyarakat ketika mencari lokasi tempat parkir. Andri juga menyebut selama kegiatan berlangsung akan disediakan bus Transjakarta untuk mempermudah masyarakat menuju lokasi acara.
“Selanjutnya akan ada shuttle bus yang akan melayani penonton yang berhenti di halte bus sekeliling Gelora Bung Karno,” ujarnya.
Selain itu, lanjut Andri, pihaknya juga telah menerjunkan personel dari UP Perparkiran Dishub DKI, untuk membantu masyarakat dalam mencari tempat parkir.
Ada pun 40 tempat parkir tersebut tersebar di sejumlah gedung yang berada di seputar tempat pelaksanaan acara penutupan, yakni di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) Senayan.
Sejumlah tempat parkir itu antara lain, Plaza Semanggi, Plaza Senayan, STC Senayan, Bank Panin, BRI Center Park, Graha CIMB Niaga, Menara Mandiri, Intiland Tower, Jakarta Design Center.
Tempat parkir juga disediakan di LIPI, Universitas Al-Azhar, Sampoerna Strategic Square, World Trade Center, Dipo Business Center, ANZ Tower, City Walk, Graha Indra Mas, Mid Plaza, Wisma Barito Pacific.
Kemudian ada juga di Pelataran Parkir Siloam, Gedung Chartered, Gedung AIA Central, Plaza Asia, Kementerian Perhutanan, Kementerian PAN, BPJS Ketenagakerjaan, Kantor Dirjen Pajak, Kementerian PUPR, Kementerian Agraria, DPR/MPR, Pusdiklat Kemlu, Ratu Plaza serta Kemendikbud.
Selain itu, sejumlah gedung di kawasan SCBD juga disediakan sebagai tempat parkir. Yakni di Pacific Place, Gedung Artha Graha, Equity Tower, The Energy, Electronic City, Lot 18, serta Lot 6 7 8.
Dari pihak acara pun, INASGOC telah menyiapkan kantong parkir untuk para penonton closing ceremony. Pihak INASGOC juga menyediakan parkir untuk panitia di kawasan MPR, SCBD, Senayan (parkir timur).
Selain kantong parkir, yang dilakukan Dishub DKI dan INASGOC, Polri turut membantu mengamankan proses closing ceremony Asian Games 2018 dengan mengerahkan 9.422 personel gabungan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK).
Sementara itu, sebelumnya, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, mengatakan, fokus pengamanan aparat pada penutupan Asian Games 2018 ada di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Sebab, di Kota di Palembang tidak ada acara penutupan.
“Acara closing paling utama di Jakarta, GBK. Kalau di Palembang tidak ada acara khusus, tapi atlet yang ada di sana meski sudah tak bertanding masih banyak yang bertahan di sana. Kerasan di Palembang. Jadi, hanya sebagian kecil yang pulang, Vietnam saya dengar sudah pulang, sehingga panitia akan menyediakan kegiatan sendiri, misalnya musik,” ujarnya.
Menurut Tito, ada beberapa permasalahan yang menjadi perhatian, seperti terorisme dan kemacetan lalu lintas. Namun, pihak sudah menyusun kantong parkir dan pengalihan arus lalu lintas akibat adanya penutupan.
“Kemudian juga waspadai dampak dari kemacetan lalin, karena penutupan jalan sekitar GBK. Waspadai gangguan keamanan, seperti kejahatan-kejahatan ringan, tapi penting seperti copet, jambret, pencurian kendaraan bermotor yang diparkir,” tutupnya.
Lihat juga...

Isi komentar yuk