Jogja Rintis Predikat Daerah Tujuan Wisata Halal di Indonesia

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

239

YOGYAKARTA — Penyelenggaraan Jogja Halal Festival untuk pertama kalinya pada Oktober 2018 mendatang, diharapkan dapat menjadi pemicu untuk menjadikan Yogyakarta sebagai daerah tujuan wisata halal di Indonesia.

Pasalnya Yogyakarta, dengan berbagai macam potensi, baik di bidang kuliner, wisata, hingga pendidikan, dianggap memiliki semua syarat untuk menjadi daerah tujuan wisata halal yang mendunia.

“Wisata halal ini akan mampu menjadi lokomotif ekonomi baru di masyarakat. Karena potensi pasar wisata halal ke depan sangat besar,” ujar pelaku sekaligus pionir gaya hidup halal, Herry Zudianto di Yogyakarta, Kamis (09/08/2018).

Untuk pertama kalinya, Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) akan menggelar pameran produk halal di Indonesia, melalui event Jogja Halal Festival pada 11-14 Oktober 2018 di Jogja Expo Center, mendatang.

Pameran ini akan diikuti oleh ratusan lembaga baik keuangan syariah, rumah sakit Islam, sekolah, pondok pesantren, industri kecantikan, produsen busana muslim, makanan, buku Islam, umroh haji, dan berbagai produk halal lainnya baik dari dalam maupun luar negeri.

Jogja halal
Ketua MES Mursida Rambe. Foto: Jatmika H Kusmargana

Ketua MES, Mursida Rambe menyatakan, melalui kegiatan ini ia ingin mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap produk-produk halal, baik produk keuangan, perbankan, pegadaian, rumah sakit, pendidikan, kebutuhan pokok, kosmetik, dan lain-lain.

“Animo dan kepedulian masyarakat kita terhadap produk halal saat ini masih rendah. Kita ingin mengubah hal itu, dengan menjadikannya sebagai gaya hidup,” ujarnya.

Dengan mendorong pelaku usaha termasuk UMKM memiliki sertifikat halal, diharapkan dunia pariwisata di Yogyakarta akan semakin dikenal dan dipercaya para wisatawan, khususnya kalangan umat muslim. Hal itu juga dinilai akan memberikan dampak positif bagi para pelaku UMKM itu sendiri.

“Di Yogyakarta ini ada banyak sekali pelaku UMKM, namun belum semuanya memiliki kesadaran untuk memiliki sertifikat halal,” katanya.

Sementara itu, Ketua MUI DIY, KH Thoha Abdurrahman mengapresiasi dan mendukung penuh kegiatan Jogja Halal Festival ini. Ia menilai apa yang telah dilakukan MES secara tidak langsung telah membantu MUI dalam menjalankan tugasnya.

Baca Juga
Lihat juga...