Kejuaraan Balap Asia Digelar di Bali

Editor: Koko Triarko

1.471
BADUNG –  Sebanyak 32 pembalap dari 13 negara, mengikuti The Awaited Asia Auto Gymkhana Competition, yang digelar di GWK (Garuda Wisnu Kencana), Jimbaran, Bali Sabtu, (11/8/2018).
Ketua penyelenggara, Tjahyadi Gunawan,  menjelaskan, Kejuaraan Balap Asia ini merupakan kejuaran di putaran pertama dari kejuaraan Asia. Dan, setelahnya akan diselenggarakan di India, Taipe, dan Thailand.
“Tahun ini, kami sengaja gelar di Bali. Tahun lalu di Semarang,” ucap Tjahyadi Gunawan, saat ditemui Cendana News Sabtu sore.
Dalam kompetisi ini, deretan pembalap profesional dihadirkan, termasuk para pembalap profesional yang sudah menjuarai beberapa kompetisi nasional, seperti Arjasa Wahyu, Adrian, Si Demas Agil, dan Herdigo.
Tjahyadi Gunawan, Ketua penyelenggara The Awaited Asia Auto Gymkhana Competition 2018. -Foto: Sultan Anshori.
Menurutnya, perlombaan balap mobil ini bertujuan untuk mencari pembalap yang memiliki skill. Distem pertandingan ini, semacam skema pertandingan olahraga yang nantinya akan masuk 16 besar, 8 besar setelah itu 4 besar.
“Untuk Indonesia, kita mempunyai tiga pembalap,” imbuh Tjahyadi.
Tjahyadi juga mengatakan, Bali dipilih sebagai tuan rumah di tahun ini, karena banyaknya permintaan dari peserta pembalap. Selain itu, dulu di GWK ini adalah tempat sirkuit yang terkenal, yang melahirkan juara-juara nasional, dan potensi balap sangat bagus.
“Aspalnya bagus, dan track-nya juga. GWK dulu jadi ikon kejuaran balap, karena memiliki trek yang tepat berada di tengah-tengah,” katanya.
Karena itu, dirinya berharap, agar sirkuit di GWK ini kembali diperhatikan, mengingat sebenarnya banyak potensi pembalap asli Bali lahir dari sirkuit ini.
“Apalagi, pembalap luar melihat patung GWK yang bagus. Ini sekaligus sebagai ajang promosi wisata dunia,” pungkasnya.
Menurutnya, kompetisi ini tentu memikat masyarakat yang tinggal di Bali. Tak hanya itu, wisatawan yang berlibur di Bali juga tidak melewatkan kesempatan ini untuk bisa melihat langsung perlombaan balap ini. Sebut saja Putri Ariani, wisatawan asal Bandung ini mengaku diajak temannya untuk melihat kompetisi balap ini.
“Teman saya yang ajak, ya karena saya juga suka dengan balap mobil, ya saya ikut. Seru saya lihatnya. Tapi sayang, pembalap dari negara kita kalah sama pembalap dari India. Katanya sih dia merupakan pembalap Internasional,” jelas wanita yang masih duduk di bangku kuliah ini.
Ia berharap, kompetisi seperti ini sering digelar, selain untuk mencari bakat pembalap juga sebagai hiburan untuk masyarakat.
Asia Auto Gymkhana Competition (AAGC), merupakan ajang perlombaan internasional balapan gymkhana yang diikuti oleh negara-negara Asia, seperti Kamboja, Hongkong, India, Jepang, Macau, Malaysia, Nepal, Philipina, Singapura, Taiwan, Thailand, New Zaeland dan Indonesia.
Baca Juga
Lihat juga...