Ketua MPR Berharap Persatuan Tetap Terjaga

192
Keuta MPR RI, Zulkifli Hasan - Foto: Dok. mpr.go.id

JAKARTA — Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Zulkifli Hasan berharap bangsa Indonesia tetap menjaga persatuan dan persaudaraan di tahun politik ini.

“Semoga di tahun politik ini persatuan dan persaudaraan bangsa Indonesia tetap terjaga,” kata Zulkifli Hasan didampingi Ustad Abdul Somad sebelum berlangsungnya syukuran dan doa bersama di lapangan sepak bola Komplek Parlemen, Jakarta, Rabu malam (29/8/2018).

Hari lahir MPR dan Hari Kemerdekaan ke-73 RI dirayakan dengan menggelar syukuran dan doa bersama mengundang Ustad Abdul Somad untuk memberikan tausiah.

Syukuran dan doa bersama ini diikuti semua pimpinan MPR yaitu Zulkifli Hasan, Oesman Sapta (yang juga Ketua DPD), Ahmad Basarah, Muhaimin Iskandar, Mahyudin, Hidayat Nur Wahid, EE Mangindaan, Ahmad Muzani serta pimpinan fraksi di MPR dan anggota MPR.

“Kita sudah lihat pemimpin kita berangkulan. Pak Jokowi dan Pak Prabowo berangkulan. Kita harapkan rakyatnya juga bisa saling menghormati dan menghargai. Karena itu tim sukses dan para pendukung jangan emosi,” kata Zulkifli.

Menurut Zulkifli, di tahun politik ini kontestasi adalah sesama anak bangsa dan saudara.

“Walaupun partai beda, semua beda, tapi merah putih kita sama. Jangan menghalalkan segala cara. Mari adu konsep dan gagasan. Biarlah rakyat yang mendapatkan manfaat sebesar-besarnya,” kata Zulkifli.

Dia berharap kompetisi dalam pemilu legislatif dan pemilihan presiden tahun 2019 berlangsung demokratis serta masyarakat mengutamakan menjaga persaudaraan dan persatuan sebagai bangsa Indonesia.

“Semoga bangsa Indonesia di tahun politik ini tetap saling menjaga persaudaraan dan kebersamaan, meskipun memiliki aspirasi dan pilihan politik berbeda,” kata Zulkifli di sela-sela ceramah agama.

Menurut Zulkifli, calon presiden yang akan berkompetisi pada Pemilihan Presiden 2019, yakni Joko Widodo dan Prabowo Subianto, menunjukkan sikap persaudaraan, yakni saling bersalaman dan berangkulan saat bertemu.

“Semoga rakyat Indonesia juga dapat mencontoh perilaku persaudaraan, dengan saling menghormati dan menghargai,” katanya.

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) ini juga berharap kontestasi pemilu legislatif dan pemilihan presiden berlangsung lancar dan tertib. “Kalau ada saling ‘tekel’ sedikit-sedikit itu wajar, tapi jangan sampai saling mematahkan kaki,” katanya.

Menurut Zulkifli, MPR sebagai rumah rakyat yang mengawal konstitusi dan menjaga Pancasila, mengingatkan masyarakat, meskipun berbeda aspirasi dan pilihan politik tapi harus mengutamakan persatuan bangsa. “Bangsa Indonesia harus menjaga kekompakan dan menguatkan persaudaraan,” katanya.

Karena itu, lanjut Zulkifli, kita mengadakan syukuran untuk memperkuat persaudaraan bangsa. Kita datangkan UAS. Ini bukan baru. Ustad Abdul Somad sudah setahun lalu kita pesan, bukan tiba-tiba hari ini,” katanya.

Sementara itu, Ustad Abdul Somad mengatakan ingin menyegarkan kembali memori bahwa Indonesia merdeka dari penjajahan karena adanya persatuan. “Kalau tidak mungkin satu dalam keyakinan, tapi saudaraku dalam satu kebangsaan,” ujarnya. (Ant)

Baca Juga
Lihat juga...