KSKP Bakauheni Gagalkan Pengiriman Hewan dengan Modus Barang Pindahan

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

169

LAMPUNG — Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Bakauheni berhasil menggagalkan upaya pengiriman ikan arwana jenis golden red (sceleropages formosus). Sebanyak 27 ekor dari Pekanbaru Riau tersebut akan disebar di beberapa kota di Pulau Jawa.

Kepala KSKP Bakauheni, Ajun Komisaris Polisi Rafli Yusuf Nugraha,SH.SIK menyebutkan, pengiriman menggunakan moda transportasi kendaraan ekspedisi dengan modus barang pindahan.

Hal tersebut terlihat dengan pengemasan menggunakan empat buah kardus yang menyerupai barang pindahan. Saat dilakukan pemeriksaan, ditemukan kantong plastik berisi ikan arwana.

“Pelaku pengiriman sepertinya sudah paham jika di pintu masuk pelabuhan Bakauheni kerap dilakukan pemeriksaan, sehingga pengemasan dengan modus barang pindahan dilakukan, tapi berhasil diketahui oleh anggota KSKP yang bertugas,” terangnya saat dikonfirmasi Cendana News, Senin (27/8/2018)

Kepala Kepolisian Sektor Pelabuhan (KSKP) Bakauheni, Ajun Komisaris Polisi Rafli Yusuf Nugraha,SH.SIK (tengah) saat ungkap kasus pengamanan 27 ekor ikan arwana jenis golden red di pintu masuk pelabuhan Bakauheni [Foto: Henk Widi]
Dari penuturan pengemudi, Didik Siswo, paket dikirim melalui pool di Pekanbaru. Ia mengaku tidak mengetahui isi paket karena hanya bertugas mengemudikan kendaraan dan pemeriksaan dilakukan oleh petugas di pool pengiriman.

“Sesuai prosedur kami lakukan berita acara pengamanan ikan arwana tersebut selanjutnya kami serahkan ke Karantina Ikan Bakauheni dan selanjutnya akan dilepasliarkan ke habitat aslinya,” terang AKP Rafli Yusuf Nugraha.

Sebanyak 27 ekor ikan arwana jenis golden red rersebut selanjutnya diserahkan ke Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Hasil Perikanan Kelas I Lampung Wilayah Kerja Pelabuhan Bakauheni. Pengamanan mengacu pada Undang Undang Nomor 16 Tahun 1992 Tentang Karantina ikan, Hewan dan Tumbuhan.

Selain itu Undang Undang Nomor 31 Tahun 2004 Tentang Perikanan sebagaimana telah diubah dengan undang undang nomor 45 tahun 2009 serta Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tentang Karantina Ikan.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.