Ma’ruf: Penggalangan Dana Bentuk Keprihatinan Terhadap Korban Gempa

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

385

JAKARTA — Majelis Ulama Indonesia (MUI) melakukan penggalangan bantuan untuk korban gempa Lombok di Nusa Tenggara Barat (NTB). Langkah tersebut diambil sebagai bentuk prihatin atas kejadian yang menimpa masyarakat di daerah korban bencana.

Ketua Umum KH Ma’ruf Amin menuturkan, MUI sebagai elemen kekuatan bangsa harus mengambil bagian dalam berbagai sektor, termasuk ketika terjadi bencana gempa Lombok.

MUI punya tanggungjawab keagamaan dan kebangsaan untuk mengambil peran mengajak umat Muslim serta pengusaha yang memiliki kemampuan, agar ikut dalam penanggulangan musibah yang diderita masyarakat di NTB.

“MUI mengambil peran menggalang bantuan untuk saudara-saudara kita di NTB. Kita melihat keprihatinan di sana dan juga keluhan-keluhan masyarakat di sana,” kata Ma’ruf di kantor MUI Pusat, Jakarta, Kamis (9/8/208).

Ma’ruf menyampaikan, selain penggalangan bantuan, pihaknya juga mendorong MUI daerah juga ikut mengambil peran. Tidak hanya menerima bantuan berupa dana saja, tetapi juga kebutuhan lainnya.

Bagi masyarakat yang ingin menyalurkan bantuannya, bisa langsung menghubungi panitia MUI Pusat, atau dapat mengirimkan bantuan lewat rekening milik Islamic Dakwah Fund MUI.

Ketua IDF MUI, Lukmanul Hakim menambahkan, untuk teknis penyaluran bantuan yang masuk akan disalurkan kepada masyarakat gempa Lombok melalui MUI NTB.

MUI NTB akan melakukan pemetaan, kebutuhannya seperti apa yang diperlukan untuk masyarakat korban gemba. Untuk memudahkan penyaluran, juga dibentuk panitia lokal.

Seperti diketahui, dalam beberapa hari belakangan ini, NTB sudah diguncang ratusan gempa bumi. Guncangan paling besar dan berhasil terjadi pada hari Minggu (5/8/2018). dengan kekuatan 7.0 SR. Bahkan Kamis (9/8/2018) siang ini, gempa bumi kembali menguncang dengan kekuatan 6.2 SR.

Baca Juga
Lihat juga...