Masyarakat di Sikka Diminta Jaga Keamanan Investasi

Editor: Mahadeva WS

247

MAUMERE – Keamanan dan kenyamanan sebuah daerah menjadi syarat mutlak agar sebuah daerah menarik untuk investasi. Oleh karenanya, pemerintah daerah wajib menjaga situasi di daerahnya selalu kondusif agar banyak investor yang masuk menanamkan modalnya.

“Tugas Pemda adalah menjamin situasi aman nyaman dan kondusif yang memberikan kemungkinan bagi investor secara leluasa berinvestasi di Sikka. Sehingga saya meminta agar para kepala desa, lurah, camat dan masyarakat agar memperhatikan hal ini,” sebut Pjs. Bupati Sikka Flori Mekeng, Rabu (1/8/2018).

Terkait proyek pengembangan terminal BBM Maumere milik PT. Pertamina, Flori berharap, masyarakat Kecamatan Kangae, terutama yang tinggal di sekitar lokasi pembangunan terminal BBM Maumere untuk menjaga keamanan dan kenyamanan para pekerjanya. “Banyak tenaga kerja lokal juga akan terserap. Ekonomi di Kabupaten Sikka meningkat. Soal investasi susulan, Pemkab Sikka berharap agar investor datang berinvestasi di Kabupaten Sikka,” sebutnya.

Robi Idong, Bupati Sikka terpilih mengatakan, investasi pengembangan terminal BBM Maumere senilai Rp449,5 miliar sangatlah besar. Jika dimanfaatkan separuh saja, maka ada Rp225 miliar dana bisa dimanfaatkan untuk sumber daya lokal. Pemerintah daerah serta masyarakat akan mendapatkan keuntungan.

“Ini juga akan berdampak kepada peningkatan PDRB Sikka, apalagi ini tahap awalnya. Kita menyambut baik investasi yang masuk dan kita mempunyai wilayah laut selatan yang terdapat stok penangkapan 20 ribu ton ikan setiap tahun khususnya ikan pelagis,” ungkapnya.

Kondisi itu disebutnya, akan melibatkan armada kapal yang membutuhkan bahan bakar banyak. Sudah seharusnya pemerintah daerah berterima kasih dengan adanya investasi pengembangan terminal BBM Maumere. Keberadaanya bisa untuk mencukupi kebutuhan BBM kapal-kapal nelayan.

“Ke depan, Kabupaten Sikka, sesuai visi misi kami, akan dijadikan pusat pertumbuhan, industry pengolahan, perdagangan, jasa dan pariwisata untuk kawasan Flores dan Lembata. Pembangunan terminal BBM ini sangat bagus dan memberikan harapan besar bagi kemajuan di daerah ini,” ujarnya.

Gandhi Sriwidodo, Direktur Logistik, Supply Chain dan Infrastruktur Pertamina menjelaskan, pengembangan Terminal BBM di Maumere bertujuan agar investor mau berinvestasi di NTT. Selain juga memberikan kepastian stok BBM di NTT. Keadilan energi  menjadi sasaran utama tambah Gandhi, agar masyarakat di wilayah timur dan barat pulau Jawa bisa mendapatkan harga dan ketersedian BBM dan Elpiji yang sama.

“Dengan demikian bisa dikembangkan berbagai sektor seperti pariwisata, perikanan dan lainnya. Proyek yang dikembangkan Pertamina harapannya bisa mendorong perekonomian di wilayah sekitar proyek,” pungkasnya.

Baca Juga
Lihat juga...