MDMC Terjunkan Tim Kesehatan untuk Korban Gempa

369
Ilustrasi Relawan Kesehatan - Foto: mdmc.or.id

JAKARTA — Muhammadiyah Management Disaster Center (MDMC) Indonesia menerjunkan lima tim kesehatan dan satu tim psikososial untuk membantu korban gempa bumi berkekuatan 7 SR yang mengguncang Nusa Tenggara Barat pada Minggu (5/8/2018) malam.

Sekretaris MDMC Indonesia, Arif Nur Kholis, dalam keterangan tertulis, Senin (6/8/2018), mengatakan lima tim medis tersebut yakni tim RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta yang terdiri dari dokter dan perawat dan yang juga mengirimkan ambulans melalui jalan darat dan laut.

Selanjutnya, tim medis dari RS Umum PKU Muhammadiyah Bantul, dan tim medis dari RS Roemani Semarang yang terdiri dari satu dokter dan dua perawat. Selain itu, ada tim kesehatan dari Jawa Timur yang terdiri dari RS UMM dan RS PKU Muhammadiyah Bima.

Empat tim medis tersebut berangkat pada Senin (6/8/2018). Sedangkan, tim medis gabungan dari Rumah Sakit (RS) Siti Khadijah Sepanjang dan RS Aisiyitah Ponorogo akan berangkat Selasa (7/8/2018) melalui jalan darat dan laut dengan ambulans.

Sementara, Arif menuturkan tim dukungan psikososial berasal dari Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Yogyakarta dan Psikologi Universitas Muhammadiyah Malang.

Tim kesehatan dari Jawa Timur terutama RS Muhammadiyah Lamongan telah melaksanakan pelayanan medis sejak satu minggu lalu dan akan memperpanjang tugasnya hingga Rabu (8/8/2018).

Sebelumnya, sebanyak 98 orang meninggal dunia, ratusan luka-luka dan ribuan orang mengungsi akibat gempa bumi berkekuatan 7 SR yang mengguncang Nusa Tenggara Barat pada pukul 18.46 WIB. (Ant)

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.