Meski Rusak Parah, Pemda KLU Jamin Layanan Kesehatan Tetap Jalan

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

147

LOMBOK — Meski seluruh gedung dan fasilitas kesehatan rusak parah akibat gempa, Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Utara (KLU) memastikan dan menjamin layanan kesehatan kepada masyarakat tetap tetap maksimal.

“Layanan kesehatan semenjak sehari pasca gempa lalu tidak ada masalah, semua masyarakat tetap mendapatkannya, terutama korban gempa” kata Bupati Lombok Utara, Najmul Ahyar, Selasa (28/8/2018).

Pelayanan diberikan kepada masyarakat dengan membangun tenda darurat di halaman rumah sakit, puskesmas dan pusat layanan kesehatan lain.

Layanan yang diberikan kepada masyarakat sendiri, selain dari pihak RSUD Lombok Utara juga bantuan dari TNI, Polri, Kementerian kesehatan. Termasuk tim media yang dikirimkan relawan dari berbagai instansi dan organisasi.

“Gedung dan fasilitas kesehatan di Kabupaten Lombok Utara, baik RSUD maupun puskesmas sendiri rusak parah akibat gempa dan tidak bisa digunakan,” katanya.

Bupati Lombok Utara, Najmul Ahyar. Foto: Turmuzi

Najmul pun berharap, pemerintah pusat bisa segera membangunkan kembali gedung dan fasilitas kesehatan yang rusak, supaya layanan kesehatan kepada masyarakat bisa maksimal dilakukan.

Selain fasilitas kesehatan, gedung pendidikan diharapkan juga bisa menjadi prioritas, supaya anak-anak bisa segera bersekolah. Pasca gempa hingga sekarang aktivitas pendidikan lumpuh total.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Utara, Fauzan Fuad mengatakan, 90 persen sekolah di Lombok Utara rusak. Sebanyak 1.117 ruang kelas dan 407 ruangan pendukung, berupa laboratorium, ruang tata usaha, ruang guru, dan toilet di sekolah mengalami kerusakan berat. Sedangkan 215 ruang kelas mengalami kerusakan kategori sedang dan ringan.

Sebanyak 23.822 murid SD dan 7.304 siswa SMP berada di pengungsian dan tidak bisa mengikuti proses belajar mengajar normal dalam waktu yang cukup lama.

“Dengan kondisi tersebut, dirinya berharap supaya sekolah darurat segera dibangun untuk anak-anak di Lombok Utara, supaya kegiatan belajar mengajar bisa dilangsungkan,” tutupnya.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.