MUI Meminta, Kesatuan dan Persatuan Indonesia Dijaga

Editor: Mahadeva WS

137

JAKARTA – Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengimbau, seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kesatuan dan persatuan bangsa. Seruan tersebut disampaikan dalam rangka semakin dekatnya pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) Legistlatif dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Himbauan disampaikan, karena partai politik telah menyiapkan strategi menghadapi tahun politik. Kondisi tersebut dikhawatirkan, akan menimbulkan gesekan di masyarakat akibat ketegangan proses kampanye. “Kepada pelaku dan elite politik, agar mengedepankan etika politik yang berkeadaban,” tandas Ketua Wantim MUI, Din Syamsuddin usai menggelar rapat pleno di kantor MUI Pusat, Rabu (29/8/2018).

Din mengimbau, dalam proses kampanye, umat Islam tidak saling menyebar kebencian dan permusuhan satu sama lain. Mantan Ketua Umum MUI itu menyeru, umat Islam untuk tidak terjebak dalam permusuhan, dengan menampilkan rasa kebencian yang dapat memecah belah bangsa.

Umat Islam harus tetap memelihara Ukhuwah Islamiyah, dan tidak terjebak dalam permusuhan. Pertentangan di internal Islam, dapat merusak Ukhuwah Islamiyah. “Ukuwah Islamiyah tetap terpelihara, hingga kedamaian hati-pun terjaga,” tandasnya.

Wakil Ketua Wantim MUI, Didin Hafiduddin menambahkan, umat Islam, menjelang pilpres 2019 mendatang, seharusnya menjadikan perbedaan dalam aspirasi politik sebagai hal yang biasa, dan tetap menjaga Ukhuwah Islam. “Dalam perbedaan, umat Islam harus tetap menjaga Ukhuwah Islamiyah, jangan sampai kita terpecah,” pungkasnya.

Lihat juga...

Isi komentar yuk