Pantai Plea Nama Waimana di Flotim Butuh Penataan

Editror: Koko Triarko

183
LARANTUKA – Pemerintah kabupaten Flores Timur diminta melakukan penataan Pantai Plea Nama Waimana II di Desa Halakodanuan, Kecamatan Lewolema, Kabupaten Flores Timur.
“Sayang, bila pantai berpasir putih dengan pepohonan kelapa di sepanjang pantai ini tidak digarap untuk dijadikan obyek wisata yang lebih baik. Banyak orang yang suka datang ke sini, namun fasilitasnya, seperti kamar mandi dan toilet serta rumah-rumah beratap ilalang atau Lopo, perlu dibangun”, kata Maksimus Masan Kian, warga setempat, dan guru SMPN 1 Lewolema, Minggu (5/8/2018).
Dikatakan Maksi, sapaannya, kalau hari Minggu, banyak warga kota Larantuka yang datang ke pantai ini, dan telah berlangsung sejak dahulu. Namun, pantai ini tidak pernah dibenahi dengan baik oleh pemerintah setempat.
Maksimus Masan Kian, salah seorang pegiat literasi dan ketua Agupena Flores Timur. -Foto: Ebed de Rosary
“Harusnya bisa ditata mempergunakan dana desa, dan menjadi salah satu aset wisata. Tapi juga harus dibuatkan peraturan desa (Perdes), agar bisa menarik retribusinya dan harus dilaporkan ke dinas pariwisata Flores Timur,” pesannya.
Maksi menambahkan, saat ini setiap hari libur dan hari Minggu, banyak masyarakat yang memanfaatkannya dengan bertamasya, sehingga peluang ini harus ditangkap oleh pihak desa, untuk mengembangkan destinasi wisata.
“Lebih baik fokusnya untuk wisatawan lokal dari kota Larantuka dahulu. Masyarakat juga bisa mendapatkan uang dari menjual buah-buahan, ikan bakar dan kelapa muda,” sebutnya.
Namun, masih banyaknya sampah terutama dedaunan dan sampah plastik harus menjadi prioritas, sehingga harus disiapkan tempat sampah. Perlu juga dipasang papan-papan petunjuk dan larangan membuang sampah dan lainnya.
Hal senada juga disampaikan Emanuel Diaz, warga kota Larantuka lainnya, yang mengatakan, jika dahulu pantai Waimana selalu dikunjungi warga kota Larantuka untuk bertamasya, terutama secara bersama-sama atau rombongan.
“Biasanya kalau selesai acara, orang akan datang ke pantai ini bersama seluruh anggota keluarga. Kadang juga anak-anak muda sering beramai-ramai ke tempat ini, sambil membawa makanan dari rumah,” ungkapnya.
Bila pemerintah menata dan mengembangkannya menjadi lebih baik, katanya, pasti banyak orang yang datang ke pantai ini. Apalagi, jaraknya hanya sekitar 17 kilometer dari kota Larantuka dan berada di ujung timur pulau Flores.
“Pantainya pun berpasir putih dan di depannya terdapat lautan luas, sehingga orang bisa bebas melihat laut lepas dan pulau Mas, sebuah pulau kecil di depannya yang tidak berpenghuni,” tuturnya.
Baca Juga
Lihat juga...