Pasar Argosari Gunung Kidul Direvitalisasi

1.495
Revitalisasi pasar, ilustrasi -Dok: CDN
YOGYAKARTA – Pemerintah Kabupaten Gunung Kidul, melakukan revitalisasi Pasar Argosari, Wonosari, yang dimulai awal Agustus ini, dan diharapkan bisa menarik kunjungan masyarakat ke pasar rakyat.
Kepala Bidang Pasar, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Gunung Kidul, Ari Setiawan, mengatakan, revitalisasi Pasar Argosari kali ini difokuskan pada perbaikan selasar dan penyediaan tempat untuk pelaku usaha kuliner.
“Saat ini, sedang dibuat selasar sekitar empat-lima meter untuk tempat makan, diberi meja mungkin ada fasilitas atau daya tarik hiburan,” katanya, Minggu (12/8/2018).
Ia mengatakan, Disperindag juga berupaya menghidupkan kios di lantai dua yang selama ini masih terbilang kumuh dan belum begitu banyak digunakan. Rencananya, di lokasi itu akan digunakan sebagai tempat berjualan aneka macam kuliner.
Ari menambahkan, berkaitan dengan proyek revitalisasi ini, pihaknya menggelontorkan anggaran senilai Rp4,6 miliar. Pemkab berharap, nantinya dengan revitalisasi ini, Pasar Argosari akan semakin tertata dan menarik bagi masyarakat.
“Anggaran yang disiapkan Rp4,6 miliar, dan kena lelang sekitar Rp3,8 miliar”, kata dia.
Ia mengatakan, pada tahun ini, ada beberapa pasar lain yang juga akan mendapatkan perbaikan. Pasar-pasar tersebut adalah Pasar Playen di Desa Ngawu, Kecamatan Playen; Pasar Mentel, Desa Hargosari, Kecamatan Tanjungsari; Pasar Bedoyo, di Desa Bedoyo, Kecamatan Ponjong dan Pasar Hargomulyo, Kecamatan Gedangsari.
Salah seorang pelanggan pasar Argosari, Wonosari, Wisang, berharap dengan revitalisasi ini, Pasar Argosari bisa semakin indah, sehingga menarik pengunjung. Ia sangat setuju dengan adanya perbaikan ini, agar pasar tradisional tidak kalah dengan pasar modern.
“Sehingga anak kos seperti kami bisa mencari kuliner saat membutuhkan dan lebih beragam,” katanya. (Ant)
Baca Juga
Lihat juga...