Pasca Gempa, Aktivitas di Pasar Tradisional Lombok Utara Mulai Menggeliat

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

225

LOMBOK — Meski proses pembersihan material bangunan, perumahan masih dilakukan aparat TNI, tapi geliat aktivitas ekonomi di Kabupaten Lombok Utara mulai kelihatan.

Pasar tradisional Tanjung, Lombok Utara misalkan, transaksi antara masyarakat yang berjualan maupun yang berbelanja membeli kebutuhan sehari – hari mulai terlihat, meski tidak seramai seperti kondisi biasa sebelum gempa melanda.

“Sejak minggu lalu pasar sudah mulai beroperasi, meski proses pembersihan material reruntuhan bangunan dan sampah masih dilakukan petugas,” kata Mukinah, pedagang sayuran dan ikan teri, pasar tradisional Tanjung, Lombok Utara, Jum’at (24/8/2018).

Ia mengatakan, karena gedung maupun lapak tempat berjualan sudah rusak, pedagang menggelar dagangan di halaman terminal dan tempat lapang yang sebagian telah dibersihkan aparat TNI.

Mukinah mengatakan, mulai beroperasinya pasar diharapkan bisa memberikan harapan baru bagi pedagang memperbaiki ekonomi setelah ditimpa musibah yang membuat kehilangan harta benda.

Pengakuan sama juga diungkapkan Nita, gempa telah membuat dirinya kehilangan rumah dan barang dagangan pecah belah yang selama ini dijajakan di pasar tradisional Tanjung.

Meski demikian, dirinya bersama pedagang dan warga lain tidak ingin larut dan berlama di lokasi pengungsian. Selain membosankan, juga ingin segera kembali ke rumah dan menjalankan aktivitas seperti biasa.

“Harapannya, selain bantuan dana pembangunan rumah, pemerintah juga bisa membantu memberikan modal usaha bagi pedagang, supaya usaha bisa maju dan berkembang,” katanya.

Sebelumnya, Komandan Satgad Penanggulangan Darurat Bencana (PDB) alam gempa Lombok mengatakan, selain pasar tradisional, aktivitas ekonomi di sektor pertanian termasuk usaha lain di Lombok Utara sudah mulai menggeliat.

“Sudah mulai ramai, pasca proses pembersihan dilakukan. Ekonomi maupun aktivitas lain masyarakat diharapkan secara perlahan akan kembali normal seperti sedia kala,” katanya.

Baca Juga
Lihat juga...